Hindarilah Hal-Hal Ini dalam Strategi Media Sosial Perusahaan

Bad Social Media Strategy

Tahukah Anda kalau 1/3 dari waktu yang dihabiskan browsing internet adalah untuk berada di media sosial? Karenanya, semua media-media sosial berlomba-lomba menciptakan inovasi fitur terbaru demi membuat para penggunanya tinggal lebih lama di media sosial masing-masing. Tidak lupa, media sosial juga memikirkan berbagai cara agar brand dapat menjadikan mereka platform komunikasi utama dengan customer masing-masing.

Kebanyakan, berbagai bisnis juga sudah memiliki strateginya masing-masing untuk bisa menjangkau customer secara lebih efektif. Tapi, waspadai agar tidak ada strategi berikut dalam strategi media sosial di perusahaan Anda.

1. Masih berfokus pada kuantitas audiens

Jika kampanye dan promosi yang dilakukan hanya bertujuan untuk menambah jumlah fans dan likers media sosial Anda, Anda belum memperoleh followers berkualitas. Fokuslah memperbaiki isi media sosial yang Anda bagikan dan audiens akan berkembang sendirinya.

2. Merasa harus turut serta dalam setiap percakapan tren

Tidak perlu mengutarakan setiap opini hanya untuk menarik perhatian. Ingat, tujuan akhir Anda adalah konten dan audiens berkualitas.

3. Mudah tersinggung.

Komentar negatif sangat mungkin muncul di media sosial Anda. Filter percakapan media sosial Anda secara bijaksana.

4. Mengabaikan masukan positif

Di dalam media sosial, terkadang ada audiens yang cukup peduli atau iseng saja memberikan masukan. Manfaatkan interaksi seperti ini dan pastikan customer Anda ini mengetahui Anda mendengarkan mereka sebagai brand.

5. Masih mudah membagikan password media sosial

Bahaya yang timbul jika password media sosial jatuh ke tangan yang salah adalah kredibilitas dan konten brand Anda yang dibajak.

Bad Social Media Strategy
Sumber Gambar: techburnett.com

6. Mati suri di malam hari dan weekend

Kesalahan besar jika media sosial Anda justru libur di akhir pekan dan tutup lapak di malam hari. Terkadang, konten malah lebih diperhatikan saat menyapa audiens Anda di jam-jam yang tidak biasa. Menanggapi isu yang dihadapi customer setanggap mungkin dalam waktu-waktu tutup juga meningkatkan nilai Anda sebagai brand di mata audiens.

7. Kampanye asal ada

Maksudnya adalah perusahaan atau bisnis masih saja berkampanye sekedarnya tanpa memikirkan alur yang kohesif dan tertarget. Secara kreatif, rancang pesan dan target market Anda dengan semua media advertising yang tersedia baik di dunia maya maupun tradisional.

8. Terlalu sering mendaur ulang konten dan memperlakukannya dengan sama di setiap media sosial

Setiap media sosial memiliki tujuan dan karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak pas rasanya jika Anda memposting pesan yang sama di setiap media sosial yang brand Anda miliki. Rancang pesan dan konten untuk masing-masing media sosial.

Bad Social Media Strategy
Sumber Gambar: bannersnack.com

9. Mengotomasi tanpa mengecek kembali

Pesan di media sosial bukan sekedar pesan otomatis, harus ada elemen interaksi di dalamnya. Scheduling memang membantu, tapi tidak jika Anda membiarkannya begitu saja. Selalu lakukan follow up dengan customer yang merespon peaan yang Anda pos, ciptakan percakapan.

Selain dari sembilan hal yang harus dihilangkan dari strategi media sosial perusahaan Anda ini, sisanya adalah pembelajaran dari hasil mencoba dan melakukan tes berulangkali untuk mengetahui apa yang bekerja dan apa yang tidak.

You may also like

0 comments