Strategi Content Marketing yang Perlu Diperhatikan Pada 2018

Content Marketing Trend 2018

Memasuki tahun yang baru, tentu Anda perlu mempersiapkan strategi baru dalam pemasaran. Tak terkecali untuk urusan content marketing. Sebab bila Anda hanya bertahan pada strategi lawas dan enggan mencoba strategi baru, maka merek Anda bisa dengan mudah ditinggalkan. Karena merek Anda tak bisa mengimbangi tren yang ada.

Content Marketing Institute dan MarketingProfs, telah melaporkan tolak ukur keberhasilan strategi content marketing lebih besar 60% daripada tahun sebelumnya untuk model bisnis B2B. Persentase tersebut lebih besar dibanding 2016 yang hanya meningkat 30% daripada tahun 2015.

Ada banyak hal yang memengaruhi efektivitas keberhasilan strategi content marketing. Di antaranya kualitas konten, pengembangan strategi, penargetan yang lebih baik dalam pendistribusian dan pemasaran konten.

Untuk itu, di tahun 2018 Anda perlu memerhatikan tren content marketing yang kemungkinan terjadi. Berikut ini adalah beberapa tren yang bisa Anda perhatikan.

1. Konten Video Semakin Diminati

Mungkin di tahun 2017 Anda masih menunda-nunda atau membatasi pemasaran konten dengan mengandalkan konten video. Namun di tahun 2018 Anda jangan menunda bila tak ingin tertinggal. Sebab tren ini akan terus meningkat memasuki tahun 2018.

HubSpot melaporkan bila video kian menjadi prioritas. Sebesar 48% pemasar telah berencana menambahkan YouTube dan 46% menambahkan video Facebook dalam strategi marketing di tahun depan.

Bila Anda berpikir membutuhkan modal besar untuk membuat konten video yang menarik, itu tidak sepenuhnya benar. Karena saat ini Anda sudah bisa memanfaatkan smartphone, tripod, dan seorang pekerja yang ahli mengedit video. Selebihnya, kreativitaslah yang bermain. Jadi, jangan tunda-tunda lagi memasarkan konten video untuk saat ini.

Content Marketing Trend 2018
Sumber Gambar: veerkrupainfotechs.com

2. Email Jadi Pilihan Kedua Setelah Media Sosial

Persaingan di antara platform media sosial kadang kala berdampak pada penggunanya. Termasuk Anda dalam menentukan saluran distribusi konten. Saat ini saja bisa terlihat bila di Indonesia media sosial yang masih mendominasi hanya itu-itu saja. Maka bisa dikatakan, semakin banyak pemasar yang mengandalkan saluran media sosial yang sama, maka semakin tidak efektif saluran tersebut. Inilah dilema pemasaran konten yang menggunakan pihak ketiga.

Di 2018 nanti tren media sosial perlu Anda perhatikan. Pasalnya, Anda perlu mengambil pilihan lain yang bisa langsung menuju target market. Salah satu yang paling berpengaruh adalah email marketing. Email marketing dapat mempermudah kampanye Anda dengan melibatkan langsung pelanggan.

Dalam hal ini, mengembangkan daftar email pada database telah menjadi kunci utama. Cari tahu siapa saja pelanggan potensial Anda, saluran mana yang tepat menargetkan konsumen potensial dan membuat mereka bertindak. Jika jumlah pelanggan Anda dirasa mulai menurun, mungkin saatnya Anda untuk menilai dan menargetkan ulang kampanye Anda.

Content Marketing Trend 2018
Sumber Gambar: adweek.com

3. Jangan Lagi Berpikir Menjual Saat Membuat Konten

Ketika Anda berpikir materi konten, apa yang akan terlintas di sana? Menulis konten yang berkaitan dengan keunggulan merek Anda, atau memikirkan materi video yang topiknya dapat meningkatkan penjualan merek Anda?

Segera singkirkan sedikit demi sedikit pemikiran itu. Sebab di 2018 nanti content marketing tidak lagi berfokus pada menjual, tapi membuat konten menarik yang benar-benar dapat melibatkan banyak orang. Karena itu berhentilah bicara tentang merek, tapi mulailah berpikir membuat konten yang ingin dibaca, ditonton dan didengar.

Banyak sponsor yang mengungkapkan bila iklan tradisional tak lagi efektif seperti dulu. Jika Anda tidak membuat konten menarik di tahun 2018, maka siap-siap saja merek Anda akan tersingkir dari kepala konsumen. Maka segeralah berpikir lebih kreatif dalam membuat sebuah konten pemasaran untuk tahun mendatang.

Perubahan tren marketing yang terjadi dalam dunia bisnis merupakan dinamika normal. Yang menjadi persoalannya adalah ketika kita tidak bisa mengimbangi dinamika yang terjadi, maka merek kita sudah pasti akan tersingkir sedikit demi sedikit. Untuk itu kita selalu dituntut berani menjadi beda dan kreatif dalam pemasaran konten. Sebab dengan dua hal itu kita bisa menjadi penguasa pasar.

You may also like

0 comments