4 Tips Mengembangkan Bisnis Tanpa Perlu Beriklan

Improving Business without Advertisement

Doktrin mengembangkan bisnis maka harus beriklan rasanya sudah mendarah daging di kalangan pebisnis saat ini. Sama halnya seperti doktrin berbisnis harus punya modal. Padahal sudah ada beberapa bukti dari para pelaku bisnis yang mematahkan stigma bahwa bisnis tak melulu bicara modal. Sama seperti itu, agar bisnis bisa berkembang pun tak melulu harus dengan iklan.

Bukti nyata bahwa mengembangkan bisnis tak melulu harus dengan iklan ada pada Zara. Ya, merek fesyen asal Spanyol ini telah mampu berkembang pesat dengan menjadi salah satu merek fesyen dunia. Bahkan hal itu bisa dilakukan tanpa perlu memasang iklan. Zara sendiri sudah masuk ke Indonesia dan Anda tentu tahu merek satu ini, tapi apakah Anda sudah pernah melihat iklannya?

Berkaca pada Zara, merek Anda pun bisa melakukan hal serupa. Dan jangan dulu beralasan bahwa Zara bisa melakukannya sebab sudah lebih dulu terkenal. Ingat, tidak ada merek yang langsung besar—sekalipun ada sudah pasti mereka jor-joran berbelanja iklan. Dan Zara sudah pasti memulainya dari nol dan tanpa iklan.

Karena itu, bila Anda ingin mengikuti jejak Zara, berikut adalah 4 tips yang bisa Anda ikuti dan implementasikan.

1. Dengarkan Masukan dan Permintaan Pelanggan

Zara bisa besar dan berkembang tanpa iklan karena mereka selalu mendengarkan para pelanggannya. Mereka tak pernah menutup telinga dan selalu berusaha memenuhi apa yang pelanggan inginkan. Zara selalu menyediakan berdasarkan apa yang dibutuhkan pelanggan, bukan menciptakan produk tanpa alasan.

Hal ini pun bisa Anda tiru. Dengarkan pelanggan Anda, cari tahu apa yang mereka inginkan dan berusahalah untuk memenuhinya. Tapi dengan begitu jangan lantas Anda mematok harga tinggi lantaran Anda merasa sudah bisa memenuhi permintaan pelanggan. Tetap tawarkan produk Anda dengan harga terjangkau.

Dengan memenuhi kebutuhan pelanggan, sudah pasti Anda tak perlu beriklan untuk bisa menarik menarik banyak pelanggan.

Improving Business without Advertisement
Sumber Gambar: gabrielcojocaru.com

2. Manfaatkan Kekuatan Mulut ke Mulut

Reputasi merek memang kebanyakan dibangun melalui iklan. Tapi ada hal yang lebih kuat daripada iklan, yakni Word of Mouth atau kekuatan rekomendasi dari mulut ke mulut. Apabila merek Anda sudah bisa mendorong hal ini di kalangan pelanggan, maka merek Anda dapat besar tanpa perlu beriklan.

Tapi bagaimana caranya agar pelanggan mau merekomendasikan merek Anda?

Jawabannya adalah dengan memberikan pengalaman yang “wah” kepada pelanggan. Dalam hal ini kita bukan sedang bicara soal meningkatkan kualitas produk dan sebagainya, karena hal itu memang sudah pasti harus dimiliki merek Anda agar pelanggan mau merekomendasikannya. Tapi lebih dari itu Anda perlu sesuatu yang mendukung agar pelanggan bisa merasakan sesuatu yang berbeda.

Misalkan, bila Anda memiliki hotel, maka Anda bisa memberikan makanan pembuka gratis ketika pelanggan baru check in sembari menyelipkan sebuah kartu berisi ucapan terima kasih kepada pelanggan.

3. Ikuti Tren yang Ada

Setiap jenis bisnis pasti memiliki trennya sendiri-sendiri. Tapi tak semua merek peka dan jeli menangkap tren tersebut dengan baik. Padahal dengan mengikuti tren yang ada, merek Anda akan lebih mudah booming dan dikenal pelanggan. Karena dengan mengikuti tren, merek Anda pun dianggap tak ketinggalan zaman dan selalu up to date.

Improving Business without Advertisement
Sumber Gambar: jpshawkeye.com

4. Buat Produk yang Eksklusif

Zara bisa berkembang pesat tanpa iklan sebab salah satu strateginya ada pada produknya yang dibuat terbatas. Sehingga produknya itu selalu tampak eksklusif dan diburu oleh para pelanggannya yang tak mau kehabisan.

Cara itu tentu bisa Anda aplikasikan juga. Karena dengan membuat produk yang terbatas, maka sebuah produk bisa menjadi sangat diburu. Belum lagi bila ternyata produk tersebut bisa menjadi trend setter. Maka setiap produk Anda akan selalu dianggap eksklusif.

You may also like

0 comments