Qontak WhatsApp

Belajar dari Strategi Marketing BlackBerry Messenger

BBM Marketing Strategy

BlackBerry Messenger pernah menjadi raja dari aplikasi chat instan dan hampir semua orang memiliki dan menggunakan BBM. Hal tersebut tidak terlalu banyak berubah, namun BBM mulai kehilangan kredibilitasnya sebagai platform chat instan karena dikalahkan oleh WhatsApp dan WeChat. Luas market pengguna BBM sudah mengalami penurunan signifikan sehingga pengguna terbanyaknya sekarang ada di negara dunia ketiga seperti Nigeria.

Apa yang terjadi? Jawabannya adalah strategi marketing dari BBM sendiri yang sempat bermasalah. Berikut hal-hal yang dapat Anda pelajari dari BBM dan bagaimana agar Anda tidak mengulangi kesalahan serupa.

  1. Milikilah lebih dari satu sumber

BBM merupakan bintang dari smartphone BlackBerry saat pertama kali diluncurkan. Dengan keypad QWERTY yang ditonjolkan, BlackBerry saat itu menjadi sangat populer dan digunakan oleh hampir semua orang. Namun, dari segi desain BBM sangat jauh tertinggal dari chat room lain yang menyupport Android. Selain itu, BBM tidak menyupport Android maupun iOS, sementara saingannya seperti WhatsApp bisa menyupport BlackBerry. Alhasil, lama-kelamaan BBM pun kehilangan marketnya. Jangan pernah merasa aman hanya memiliki satu orang partner dan satu orang sumber monetasi dan sumber trafik. Selalu sediakan sumber lain jika hal yang satu gagal bekerja. Karena membatasi diri, akhirnya distribusi BBM pun terbatas dan mati dikalahkan oleh chat room yang melebarkan sayap.

Sumber gambar: mobileinc.co.uk

  1. Milikilah strategi PR yang bagus

Setelah belajar dari kesalahan dan segera mengakuisisi diri dengan Android dan iOS, BBM kembali meningkat penggunanya dan hal ini boleh jadi disebabkan oleh rilisan dan strategi marketing yang tepat sasaran. Karenanya, ketika BBM diumumkan akan bisa digunakan di smartphone Android dan iOS, banyak orang mencibir, namun lebih banyak lagi orang yang menanti-nantikan dan mengantisipasi waktunya untuk mendownload, membuat BBM booming kembali. Strategi Anda dalam meluncurkan produk atau jasa baru haruslah disebarluaskan dengan strategi Public Relations yang terstruktur dan membangun antisipasi yang intens. Akhirnya, setelah membangun animo masyarakat dan awareness, pastilah peluncuran Anda akan sukses seperti BBM.

Sumber gambar: dohanews.co

  1. Milikilah strategi monetasi yang solid

Monetasi merupakan cara yang Anda gunakan untuk mendapatkan keuntungan. Monetasi BBM dan kebanyakan chat room lainnya berasal dari:

  1. Adanya perencanaan servis transfer uang dari satu orang ke orang lain.
  2. BBM mulai menjadi platform beriklan untuk berbagai bisnis dan brands lewat fitur BBM channels yang merupakan adaptasi bentuk chat room dari Business pages di Facebook.
  3. BBM virtual store yang memungkinkan pengguna membangun BBM Shop.
  4. Adanya subscription bundle berbayar yang membuat Anda dapat memperoleh pin BBM eksklusif dan tampilan yang bebas iklan.

Anda dapat menjalankan strategi monetasi dengan marketing funnels yang diawali oleh free trial. Pastikan orang-orang yang melakukan subscription gratis ini tinggal dan menyukai pengalaman mereka menggunakan produk, jasa atau apps Anda dan pastikan tawaran Anda untuk melakukan subscription berbayar adalah sesuatu yang dibutuhkan dan sulit untuk mereka tolak.

Pelajari kesalahan dan kekurangan BBM dan strategikan kegiatan marketing Anda secara lebih bijaksana!

You may also like

By