Qontak WhatsApp

Apa itu CRM? Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Tahapannya

Kenali Apa itu CRM dan Manfaatnya untuk Bisnis

Customer relationship management (CRM) merupakan strategi bisnis yang dapat digunakan untuk mengelola hubungan pelanggan menjadi lebih efisien. Dalam penerapannya, sistem CRM memanfaatkan teknologi yang menyederhanakan proses bisnis, sehingga terbangun komunikasi lebih baik dengan pelanggan.

Selain itu, bisnis juga dapat memanfaatkan sistem CRM untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang menyenangkan, meningkatkan loyalitas pelanggan, penjualan, serta pendapatan.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan lengkap tentang apa itu CRM, tujuan, manfaat, tahapan, dan contoh penerapannya di artikel berikut ini!

Image CTA for Apa Itu CRM


Pengertian CRM (Customer Relationship Management)

Apa itu CRM? CRM adalah sistem yang dapat digunakan untuk mengelola dan menganalisis interaksi pelanggan. Tujuan CRM adalah untuk meningkatkan hubungan pelanggan dan mendorong pertumbuhan penjualan.

Cara kerja sistem CRM adalah menyimpan setiap interaksi pelanggan di berbagai saluran bisnis dalam satu database terpadu. Informasi yang dikumpulkan meliputi data pribadi pelanggan, riwayat pembelian dan masalah. Data-data tersebut nantinya dapat karyawan Anda akses dengan mudah saat melayani pelanggan.

Simak penjelasan lebih lengkap tentang apa itu CRM dan contohnya dalam video berikut ini:


Mengapa CRM Penting untuk Bisnis?

Sistem CRM dapat memberi Anda gambaran yang jelas tentang pelanggan dengan prespektif 360 derajat dalam satu dasboard. Sekitar 74% perusahaan telah membuktikan bahwa aplikasi CRM memberikan akses yang lebih baik ke data pelanggan.

Dengan kemudahan akses data tersebut, sudah ada sekitar 91% perusahaan dengan 10 atau lebih karyawan menggunakan CRM untuk mengelola percakapan dengan pelanggan. Dampak yang mereka rasakan adalah meningkatkan produktivitas dan penjualan pelanggan.

Findstack mengungkapkan beberapa fakta menarik yang bisa dijadikan alasan pentingnya penggunakan CRM pada bisnis Anda, seperti berikut:

  • Sekitar 92% perusahaan mengatakan mereka menggunakan database untuk menyimpan informasi pelanggan. Mereka sudah berhasil mengumpulkan data pelanggan mereka dengan skala yang luar biasa.
  • Sekitar 82% mengatakan bahwa mereka menggunakan sistem CRM untuk membuat laporan penjualan dan otomatisasi proses. Bahkan manajemen senior di seluruh perusahaan tersebut, mengandalkan CRM untuk menangani data pelanggan yang dapat ditindaklanjuti.
  • Implementasi CRM dapat meningkatkan penjualan sebanyak 29% sekaligus meningkatkan akurasi perkiraan penjualan hingga 32%.
  • CRM dapat membangun pengalaman berkesan untuk pelanggan dengan membangun hubungan yang erat. Ada sekitar 92% perusahaan percaya bahwa teknologi ini sangat penting untuk mencapai goals yakni menjadi perusahaan yang customer-centric.
  • Beberapa aplikasi CRM menawarkan versi mobile untuk memudahkan akses. Hal ini telah dimanfaatkan 81% pemasar untuk mendukung aktivitas mereka.
  • Sekitar 68% pelanggan mengatakan bahwa penting bagi agen customer service untuk mengetahui riwayat layanan mereka, dimana aplikasi CRM memiliki fitur riwayat tersebut. Selain itu, 73% mengatakan mereka cenderung beralih apabila layanan pelanggan yang baik dan konsisten tidak dapat diberikan.

Apa Tujuan Penggunaan Sistem CRM?

Tujuan utama CRM adalah untuk meningkatkan hubungan bisnis. Sistem CRM dapat membantu bisnis Anda dalam mengembangkan hubungan yang dapat bertahan lebih lama dengan para pelanggan, mendorong pertumbuhan bisnis, dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Selain itu, tujuan sistem CRM adalah sebagai berikut ini:

  1. Melacak tim penjualan dan lokasi KPI/ GPS mereka.
  2. Membantu staf penjualan dalam mengelola dan mememperoleh lebih banyak peluang.
  3. Memberikangambaran lengkap mengenai jalur penjualan kepada manajer penjualan dan untuk mengotomatisasi perkiraan penjualan.
  4. Menjaga kepemilikan jalur penjualan yang merupakan aset utama perusahaan.
  5. Memastikanperusahaan Anda memiliki gambaran lengkap dari setiap proses penjualan.
  6. Memberikan gambaran lengkap tentang setiap pelanggan kepada mereka yang membutuhkannya dalam perusahaan Anda.
  7. Menjalankan dan melacak efektivitas darikegiatan pemasaran yang ada.
  8. Memberikan layanan yang lebih baik untuk pelanggan Anda.

Apa Manfaat CRM?

Manfaat utama yang akan didapatkan bisnis setelah menggunakan CRM adalah menjalin hubungan pelanggan dengan baik. Dengan hubungan yang terjalin baik, maka bisnis dapat memeroleh berbagai manfaat seperti berikut:

– Membangun hubungan lebih dekat dengan pelanggan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwasanya CRM dapat membantu bisnis menjalin hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Hal ini bisa terjadi karena CRM mampu mengumpulkan semua interaksi pelanggan dari berbagai saluran bisnis ke dalam satu platform.

Hal ini tentu dapat memudahkan Anda dan tim untuk melihat riwayat interaksi pelanggan untuk memahami kebutuhan pelanggan. Dari situ, Anda dapat menjalin hubungan yang lebih personal dengan pelanggan.

– Meningkatkan loyalitas pelanggan

Informasi atau wawasan pelanggan yang Anda dapatkan dari Aplikasi CRM dapat Anda gunakan untuk membangun kepuasan pelanggan. Salah satunya adalah dengan memberikan layanan terabaik.

Pelanggan yang puas cenderung akan kembali lagi untuk repeat order. Pembelian yang berulang tersebut menunjukkan bahwa pelanggan loyal dengan produk Anda.

– Mendorong penjualan

Aplikasi CRM dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang mendukung penjualan Anda. Fitur tersebut diantaranya memantau produktivitas karyawan, melacak GPS secara langsung, serta mengotomatisasi dokumen.

Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah menghubungkan CRM dengan aplikasi lainnya untuk mendorong penjualan, seperti sistem omnichannel maupun WhatsApp API.

– Meningkatkan segmentasi pelanggan

Memiliki ratusan atau ribuan kontak bisa menjadi hal yang merepotkan bagi Anda. Jika demikian, bagaimana Anda bisa tahu pelanggan mana saja yang ingin melihat email terkait produk baru di toko Anda?

CRM akan membantu Anda secara otomatis mengelompokkan daftar kontak berdasarkan kriteria Anda, sehingga mudah untuk menemukan orang yang ingin Anda hubungi pada waktu tertentu. Selain itu, Anda juga dapat mengurutkan kontak berdasarkan lokasi, jenis kelamin, usia, tahap pembeli, dan lainnya.

– Memperoleh basis data terpusat

CRM menyediakan database terpusat dengan semua informasi tentang pelanggan Anda, sehingga membuatnya mudah diakses oleh siapa saja di perusahaan Anda yang membutuhkannya. Di sisi lain, ini juga akan memudahkan perwakilan penjualan untuk melihat produk apa yang diminati pelanggan tertentu

– Membantu pengambilan keputusan

Aplikasi CRM didukung dengan laporan analitik terkait penjualan, kinerja karyawan, dan analisis lainnya. Laporan ini dapat Anda akses secara realtime.

Dari laporan tersebut, Anda dapat mengavaluasi strategi yang Anda terapkan sudah efektif atau belum. Anda juga bisa langsung mengubah strategi apabila terjadi kenadala dalam laporan yang Anda dapatkan. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari kerugian yang tidak perlu.

– Meningkatkan interaksi pelanggan

Interaksi pelanggan dan bisnis tidak berhenti saja begitu produk sampai ditangan pelanggan. Anda perlu menjalin dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Untuk itu, Anda dapat menggunakan aplikasi CRM guna meningkatkan interaksi pelanggan.

Terlebih, Anda dapat menggunakan informasi dan data yang tersimpan dalam database terpusat CRM untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan dan meningkatkan interaksi mereka.

Menghemat biaya operasional

Aplikasi CRM dapat membantu Anda untuk mengotomatiskan bisnis secara keseluruhan. Dengan demikian, Anda tidak hanya dapat merampingkan proses bisnis secara keseluruhan, tetapi juga dapat menghemat biaya bisnis. Karena, Anda tidak membutuhkan banyak karyawan untuk melakukan tugas dan tidak membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikannya.

Saya Mau Coba Gratis CRM Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!


Apa saja Tahapan CRM?

Tahapan CRM

Ada tiga tahapan pada CRM yang perlu dipahami seperti berikut:

1. Mendapatkan pelanggan baru (Acquired)

Tujuan utama bisnis adalah mendapatkan banyak pelanggan. Untuk memperolehnya, Anda perlu memberikan pelayanan pelanggan yang menyenangkan.

Salah satu kuncinya adalah dengan menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan. Dengan begitu, mereka akan lebih percaya pada brand Anda.

2. Menambah Nilai dari Pelanggan (Enhanced)

Untuk meningkatkan hubungan dengan pelanggan, Anda bisa melakukan up selling dan cross selling.

Up selling bisa Anda lakukan dengan menawarkan produk yang sama ke pelanggan, tapi dengan kualitas yang lebih baik. Sedangkan cross selling menawarkan produk tambahan atau pelengkap yang sudah dimiliki oleh pelanggan.

3. Mempertahankan Pelanggan (Retain)

Salah satu hal terberat bagi bisnis adalah mempertahankan pelanggan. Anda harus bisa membangun kepercayaan pelanggan agar mereka mau bertahan.

Oleh karena itu, Anda perlu mendengarkan pendapat atau masukkan dari pelanggan. Dengan begitu, pihak perusahaan dapat melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem layanan dan fitur aplikasi yang dimiliki.

Baca juga: Manfaat, Strategi, dan Contoh Implementasi CRM pada Bisnis


Bagaimana Cara Kerja CRM?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwasanya CRM merupakan sistem yang dapat digunakan untuk mengelola hubungan pelanggan, meningkatkan loyalitas, pemasaran, dan penjualan bisnis secara keseluruhan.

Di mana dalam penerapannya, CRM bekerja dengan cara mendukung strategi relationship marketing guna memudahkan bisnis dalam merekam dan melacak setiap aktivitas bisnis, serta bertindak berdasarkan informasi pelanggan.

Sederhananya, cara kerja CRM dapat dilihat pada infografis berikut:

Infografis Cara Kerja CRM


Apa Saja Komponen CRM?

Sistem CRM terdiri dari beberapa komponen yang mampu mendorong bisnis untuk membangun dan mengelola hubungan pelanggan secara efektif dan cepat. Namun, setiap sistem CRM dapat memiliki komponen yang berbeda tegantung penyedianya.

Berikut adalah beberapa komponen CRM yang umum digunakan oleh bisnis:

  • Sistem database terpusat, digunakan untuk mengumpulkan, mengelola, dan menyimpan semua informasi terkait pelanggan, keterlibatan dan riwayat transaksi pelanggan, serta bisnis secara menyeluruh.
  • Manajemen peluang, membantu bisnis untuk mengelola pertumbuhan dan permintaan yang tidak terdua, serta membuat sales forecast berdasarkan riwayat penjualan.
  • Analisis KPI, mampu melacak dan mengukur kampanye pemasaran yang dilakukan bisnis di seluruh saluran, serta melacak analisis terkait pelanggan berdasarkan klik dan transaksi pelanggan.
  • Manajemen kontak, digunakan dengan cara mengintegrasikan email, dokumen, faks, tugas, dan penjadwalan untuk akun individu.
  • Marketing automation, dapat membantu bisnis untuk berfokus pada tugas pemasaran yang lebih penting, seperti melibatkan kembali pelanggan atau personalisasi.
  • Integrasi, memaksimalkan kinerja dan alur kerja bisnis secara mudah dan efektif melalui kemampuan integrasi ke berbagai sistem bisnis.

Apa Saja Pondasi Penting dalam CRM?

Menurut John Radcliffe (2001), terdapat 8 (delapan) pondasi CRM yang menjadi framework kesuksesan, antara lain:

– Vision

CRM yang sukses menuntut visi yang jelas agar dapat mengembangkan strategi dan melakukan implementasi untuk mencapainya. Dalam hal ini, visi CRM adalah bagaimana perusahaan yang berpusat pada pelanggan ingin terlihat dan dirasakan oleh pelanggan serta prospeknya. Di mana ini mencangkup leadership, market position, dan value proposition.

– Strategy

Strategi CRM bukanlah rencana implementasi atau peta jalan untuk perusahaan. Namun, strategi CRM adalah rencana nyata untuk mengambil arah dan tujuan dari strategi bisnis, dan menetapkan bagaimana perusahaan akan membangun loyalitas pelanggan.

Untuk itu, dalam penerapannya, strategi membutuhkan tujuan, segmen, dan interaksi yang efektif agar dapat berhasil.

– Valued Customer Experience

Pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan bisnis atau perusahaan merupakan hal penting yang memainkan peran kunci alam membentuk persepsi mereka tentang perusahaan. Di mana nilai yang diberikan akan sangat penting dan memengaruhi bagaimana hubungan pelanggan kedepannya.

Oleh sebab itu, bisnis atau perusahaan perlu menggunakan CRM untuk memahami harapan akan kepuasan pelanggan. Di sisi lain, perushaaan juga perlu memiliki wawasan terkait persaingan dan umpan balik pelanggan.

– Organizational Collaboration

CRM yang baik berarti individu, tim, dan seluruh perusahaan harus menjadi lebih fokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan. Di mana dalam penerapannya dibutuhkan kolaborasi antar tim atau inter organisasi untuk memahami kebutuhan pelanggan dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Lebih lanjut, sebagai bagian penting dari program CRM akan melibatkan perubahan struktur organisasi, insentif dan kompensasi, keterampilan dan bahkan budaya perusahaan. Dan secara khusus manajemen perubahan yang berkelanjutan akan menjadi kuncinya.

– Processes

Peningkatan CRM telah menyebabkan fokus pada pengerjaan ulang proses utama yang menyentuh pelanggan dan menanyakan proses mana yang penting bagi mereka. Hal ini juga dapat disebut sebagai reka ulang proses pelanggan atau customer process re-engineering.

Tujuannya adalah untuk menciptakan proses yang tidak hanya memenuhi harapan pelanggan, tetapi juga mendukung proposisi nilai pelanggan, memberikan diferensiasi kompetitif, dan berkontribusi pada pengalaman pelanggan yang diinginkan.

– Information

CRM yang sukses membutuhkan aliran informasi pelanggan di sekitar organisasi. Selain itu, CRM juga akan membutuhkan integrasi yang kuat antara sistem operasional dan analitis.

Memiliki informasi yang tepat pada waktu yang tepat adalah dasar untuk strategi CRM yang sukses. Di mana ini dapat memberikan wawasan pelanggan dan memungkinkan interaksi yang efektif di semua saluran.

– Technology

Teknologi CRM merupakan enabler penting untuk setiap strategi bisnis CRM modern, tetapi teknologi hanyalah satu dari banyaknya pondasi CRM. Dengan demikian, Anda tidak hanya dapat memerhatikan aspek teknologi saja, tetapi juga semua aspek secara keseluruhan.

– Metrics

Ketujuh pondasi CRM sebelumnya akan sangat bergantung pada target kinerja dan metrik yang akan digunakan untuk mengukur keberhasilan. Dalam hal ini, perusahaan perlu menetapkan tujuan CRM yang terukur dan memantau indikator CRM agar berhasil mengubah pelanggan menjadi aset.

Mengapa demikian? Karena, tanpa manajemen kinerja yang baik, maka strategi CRM dan seluruh program serta kampanye yang terkait tidak akan berhasil.

Metrik memiliki fokus internal dan eksternal. Di sisi lain, ini juga menghubungkan operasi dengan strategi dan keuntungan finansial perusahaan. Setiap perusahaan akan memiliki seperangkat metrik unik sesuai dengan kebutuhan dan situasi mereka.


Apa Saja Jenis-jenis CRM?

Saat ini ada berbagai jenis atau tipe CRM yang dapat Anda gunakan untuk membantu bisnis secara keseluruhan. Setiap jenis CRM memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu, bisnis dapat menyesuaikan jenis CRM yang ingin digunakan dengan kebutuhan bisnis.

Berikut adalah tipe CRM yang perlu Anda ketahui:

1. CRM Operasional

CRM operasional adalah jenis CRM yang paling umum dan populer di antara berbagai jenis industri bisnis. Biasanya CRM ini sesuai bisnis yang memiliki proses penjualan linear, seperti bisnis kecil (small business). Namun, ini tidak berarti perusahaan besar seperti enterprise tidak dapat menggunakannya. Karena CRM operasional tidak terbatas hanya untuk satu jenis atau ukuran bisnis tertentu.

Lebih lanjut, CRM operasional paling cocok untuk Anda yang ingin melakukan otomatisasi alur kerja dan menghilangkan pekerjaan administratif yang monoton serta tidak efisien.

Adapun contoh CRM operasional adalah sales automation, marketing automation, dan customer service automation.

2. CRM Analitik

CRM analitik dapat membantu manajemen atas pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan dalam menentukan cara terbaik melayani pelanggan. Fungsi utama CRM jenis ini adalah analisis data. Adapun fungsi utama dari jenis CRM ini ialah untuk menganalisis data.

Dengan menggunakan CRM analitik, Anda dapat menganalisis data pelanggan yang berasal dari berbagai sumber dengan mudah, Data tersebut kemudian akan digunakan untuk memperoleh insight mengenai status terkini perusahaan dan membuat keputusan serta strategi bisnis yang lebih baik.

3. CRM Kolaboratif atau Strategis

CRM kolaboratif atau strategis dapat membantu perusahaan untuk membagikan informasi pelanggan antar unit bisnis seperti tim sales, tim marketing, serta tim pendukung dan teknis. Contohnya, feedback dari tim customer service berguna bagi tim marketing untuk melakukan pendekatan ke pelanggan yang ditargetkan dengan produk/jasa spesifik.

Dalam hal ini, CRM kolaboratif membantu menyatukan semua tim untuk mencapai satu tujuan, yaitu menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan kualitas customer service sehingga menghasilkan loyalitas pelanggan dan mendapat pelanggan baru untuk meningkatkan penjualan.

4. CRM Khusus Industri

Beberapa penyedia CRM menawarkan tipe sistem CRM yang dibuat secara khusus untuk kebutuhan industri. Secara spesifik, sistem CRM tersebut dibuat untuk melayani kebutuhan istimewa masing-masing industri. Misalnya seperti CRM perhotelan, CRM untuk perbankan, CRM pendidikan, dan masih banyak lagi.

5. CRM All-in-one

Tipe sistem CRM ini adalah yang paling lengkap di antara semuanya. Mengapa demikian? Sama seperti namanya, sistem CRM ini memiliki fitur dan fungsi yang all-in-one, sehingga dapat digunakan oleh bisnis dari jenis dan ukuran apapun, serta dapat diperuntukkan bagi seluruh departemen atau divisi perusahaan.

Bahkan, sistem CRM all-in-one dapat menghubungkan seluruh departemen bisnis dan mengotomatiskan proses tahapan bisnis secara keseluruhan dalam satu sistem terpusat. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi repot untuk berpindah-pindah aplikasi.

Salah satu penyedia CRM all-in-one terbaik di Indonesia adalah Mekari Qontak. Aplikasi CRM Mekari Qontak dilengkapi dengan solusi end-to-end dan berbagai fitur canggih yang dapat mendukung kebutuhan pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan Anda secara keseluruhan. Tak hanya itu saja, Anda juga dapat mengintegrasikannya dengan omnichannel dan WhatsApp API untuk fungsi yang lebih hebat.

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis CRM pada Perusahaan


Apa Saja Fitur yang Harus Dimiliki CRM?

Fitur CRM yang Anda butuhkan akan bervariasi tergantung pada bisnis Anda. Perlu diingat bahwa tidak semua CRM sama. Ada berbagai tingkatan fitur, mulai dari yang paling dasar hingga fitur khusus yang dapat menarik perhatian para pelanggan.

Berikut fitur-fitur yang wajib dimiliki aplikasi CRM adalah:

– Laporan Dashboard CRM

Anehnya, terdapat banyak sistem CRM pada bisnis kecil yang tidak mencakup banyak hal terkait laporan CRM, itupun jika ada. Padahal CRM terbaik akan mencakup penulis laporan Prakiraan Penjualan serta penulis Laporan Listing terkait aktivitas ad-hoc.

Jika Anda tidak dapat mengakses wawasan CRM Anda, maka sistem itu tidaklah lebih dari sebuah manajemen kontak.

Apa-itu-crm-qontak-tracking-kpi

– Pelacakan terhadap Tim Penjualan & KPI

Pelacakan terhadap tim penjualan mencakup pelacakan GPS tim penjualan ditambah dengan kehadiran mereka dan semua KPI serta semua tugas yang harus mereka lakukan.

apa-itu-crm-qontak

– Otomatisasi Bisnis

Apa CRM itu dapat membuat bisnis menjadi otomatis? Di dalam dunia bisnis saat ini, bahkan untuk bisnis kecil, otomatisasi CRM telah menjadi suatu keharusan untuk dimiliki.

Otomatisasi dapat membantu menciptakan efisiensi dan meningkatkan produktivitas dengan cara mengotomatiskan proses manual Anda. Berbagai tindakan yang Anda lakukan di CRM akan memicu terciptanya alur kerja untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan serangkaian aturan yang telah Anda tetapkan.

Otomatisasi Bisnis_Apa Itu CRM

– Integrasi

Kelebihan otomatisasi dan integrasi CRM adalah untuk meneruskan data antara berbagai sistem yang Anda gunakan, serta memperbarui dan menyinkronkan informasi mengenai pelanggan Anda.

Di sini Anda dapat menggunakan integrasi asli melalui API CRM sehingga Anda tidak perlu mempekerjakan orang lagi untuk memasukkan data secara manual.

Integrasi CRM


Apa saja Rekomendasi Aplikasi CRM yang Terbaik?

Ada banyak sekali aplikasi CRM yang tersedia di pasaran saat ini. Namun, tidak semua aplikasi CRM dapat memenuhi kebutuhan Anda. Anda tetap harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan modal bisnis Anda.

Berikut adalah beberapa rekomendasi CRM terbaik yang bisa Anda dapatkan di Indonesia:

Top 10 Aplikasi CRM di Indonesia:

  1. Mekari Qontak
  2. Bitrix24
  3. Copper
  4. Close
  5. Sugar
  6. Agile
  7. Vtiger
  8. Drip
  9. Pipedrive
  10. Freshsales

Untuk selengkapnya, Anda bisa membaca: 10 Aplikasi CRM Populer di Indonesia


Seperti Apa Contoh Penerapan CRM dalam Dunia Bisnis?

Berikut adalah beberapa contoh best practice CRM di berbagai industri bisnis:

1. Industri Kesehatan

Indusrti kesehatan memiliki data cukup banyak seperti data pasien yang selalu update, peralatan medis, data karyawan, obat-obatan dan masih banyak lainnya. Semua data tersebut dapat disimpan secara lengkap dan otomatis, serta dikelola dengan baik melalui aplikasi CRM.

2. Industri Retail

Aplikasi CRM dapat mengatur masalah stok barang, akuntansi, laporan penjualan dan pendapatan, dan lain-lain. Hal ini sangat diperlukan oleh industri retail yang mempunyai alur penjualan kompleks.

Implementasi sistem CRM pada bisnis retail juga untuk menghindari kesalahan umum yang biasa terjadi saat proses penjualan dilakukan secara manual.

3. Industri Konstruksi

Pemanfaatan aplikasi CRM pada industri kontruksi  adalah untuk menjalin hubungan yang baik dengan mitra bisnis. Dengan begitu menambah peluang untuk memperoleh proyek baru.

Pelanggan atau rekanan yang mempercayai seorang kontraktor cenderung memberikan proyek dengan nilai yang tinggi dan merekomendasikannya ke kolega mereka.

4. Industri Manufaktur

Aplikasi CRM banyak dilirik sebagai solusi cerdas untuk perusahaan manufaktur mengelola pelanggan lebih efisien. Hal ini disebabkan karena kemampuan sistem CRM dalam melacak pipeline dan proses bisnis secara real-time serta dalam mengelola kontak pelanggan.

5. Industri Perhotelan

Kepuasan pelanggan merupakan aspek penting yang harus diusahakan oleh pihak manajemen hotel. Pengelola hotel harus mampu melayani dan memahami keinginan dan kebutuhan pelanggan dengan sebaik-baiknya.

Aplikasi CRM berbasis web pada industri hotel dapat mewujudkannya. Selain itu informasi yang diperoleh melalui sistem CRM juga dimanfaatkan sebagai penentuan strategi promosi hotel.


Coba Aplikasi CRM Terbaik dari Mekari Qontak Gratis Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Dari pembahasan lengkap tentang apa itu CRM di atas, dapat dipahami bahwasanya sistem CRM memiliki banyak manfaat yang dapat menguntungkan bisnis, termasuk di antaranya peningkatan penjualan dan loyalitas pelanggan. Namun, semua manfaat tersebut hanya dapat diperoleh apabila Anda memilih aplikasi CRM yang tepat.

Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM terbaik di Indonesia yang dapat Anda gunakan untuk mengotomatiskan dan merampingkan bisnis Anda secara keseluruhan. Selain itu, aplikasi CRM Mekari Qontak juga dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang dapat mendorong peningkatan bisnis Anda.

Sementara itu, Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk membantu mengelola pemasaran, penjualan, dan hubungan pelanggan mereka. Tidak hanya itu, Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, COBA DEMO Aplikasi CRM Mekari Qontak dan dapatkan FREE TRIAL selama 14 hari!

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis dibawah ini:

You may also like

By