Qontak WhatsApp

Business

B2C Marketing- 10 Tips Ampuh Kembangkan Bisnis

Setiap bisnis tentu memiliki strategi tersendiri dalam memasarkan produknya. Tak terkecuali B2C (Business to Customer) juga memerlukan strategi marketing yang cukup kompleks. Pasalnya bisnis jenis tersebut harus bisa mengikuti keinginan atau kebutuhan pelanggan yang sering berubah-ubah.

Maka dari itu, Anda perlu melakukan riset mendalam untuk menemukan strategi B2C marketing yang tepat. Anda juga dapat menemukan banyak contoh strategi pemasaran tersebut pada internet. Tapi tentu saja tidak ada jaminan semua strategi tersebut akan berhasil jika diterapkan pada bisnis Anda.

Namun setidaknya Anda bisa menemukan referensi baru yang bisa dipertimbangkan untuk mengembangkan B2C marketing Anda. Misalnya seperti strategi marketing yang dibahas pada artikel di bawah ini. Selain itu, Anda juga bisa lebih memahami lebih dalam mengenai B2C marketing.

Yuk, pelajari selengkapnya dengan membaca ulasan di bawah ini.

Ingin memiliki aplikasi marketing Terbaik_-05

Apa itu B2C Marketing?

B2C Marketing (business to business marketing) adalah taktik dan strategi dimana perusahaan mempromosikan produk dan layanannya kepada individu. Aktivitas yang dijalankan meliputi membuat, mengiklankan, dan menjual produk untuk digunakan pelanggan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ada banyak perbedaan dalam hal pemasaran B2C dan B2B. Beberapa perbedaan yang paling penting terkait dengan proses pembelian dan penjualan, pembuat keputusan yang terlibat, dan biaya pembelian.

Misalnya sebuah bisnis cenderung akan melakukan penelitian ekstensif sebelum memutuskan untuk menggunakan aplikasi, menyewa ruang kantor, atau akuisisi besar dengan bisnis lain.

Sementara transaksi B2C seringkali lebih impulsif dan instan. Dimana pelanggan cenderung mencari barang dan jasa berdasarkan kebutuhan mendesak, dan melakukan pembelian lebih cepat, dengan sedikit riset daripada yang akan dilakukan bisnis. Hal ini memberi B2C peluang yang jauh lebih kecil untuk mempengaruhi perilaku konsumen.

Oleh karena itu, bisnis yang berfokus pada B2C marketing mengamati tren dengan cermat, meneliti kebiasaan pembelian pelanggan mereka, dan memantau dengan cermat taktik pesaing mereka. Pasalnya sangat penting untuk mengetahui informasi tersebut untuk mencapai kesuksesan.

Baca: Pengertian B2B dan B2C serta Perbedaannya

Bagaimana Cara Kerja B2C Marketing?

Langkah pertama dalam B2C marketing adalah membuat saluran pemasaran sederhana yang menempatkan brand di depan calon pelanggan. Berikut ini contoh tujuan yang harus dicapai dalam B2C marketing adalah:

  • Memperkenalkan brand Anda ke calon pelanggan potensial
  • Mendorong prospek untuk terlibat dengan brand Anda
  • Secara halus memimpin calon pelanggan Anda untuk melakukan pembelian

Untuk memenuhi tujuan tersebut, Anda perlu membuat strategi pemasaran yang efektif. Hal ini dapat membantu tim pemasaran merampingkan komunikasi dan meningkatkan hasil kampanye pemasaran yang dijalankan.

10 Tips Efektif B2C Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Dalam menjalankan pemasaran, bisnis tentu harus punya strategi yang efektif. Berikut strategi bisnis B2C yang bisa Anda terapkan adalah

1. Mendorong keterlibatan calon pelanggan

Mendorong keterilbatan audiens

Terlebih saat ini ada ribuan produk dan layanan yang bersaing di semua target pasar. Akibatnya, menarik perhatian calon pelanggan bukanlah pekerjaan mudah.

Salah satu cara menarik calon pelanggan adalah dengan melibatkan pada kampanye yang Anda jalankan. Hal ini didukung sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa 72% pelanggan lebih suka terlibat dengan kampanye pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka.

Melibatkan pelanggan secara aktif dapat meningkatkan pengalaman mereka terhadap brand Anda. Oleh karena itu, sangat penting mendapatkan cinta dan kepercayaan pelanggan, brand perlu melakukan diversifikasi di seluruh saluran, membuat konten yang menarik, dan membuat kehadiran Anda yang kuat.

Rekomendasi: Top 13 Engagement Management Software Terbaik

2. Bangun kepercayaan di media sosial

Customer-engagement_Membagikan-brand-voice-Anda-secara-online

Setiap pelanggan berbeda. Penelitian Google mengonfirmasi bahwa pelanggan menggunakan banyak saluran untuk menyelesaikan satu transaksi tertentu.

Misalnya, pelanggan yang ingin membeli sepatu. Sebagian dari mereka akan mencari informasi sepatu yang diinginkan melalui beberapa aplikasi dan situs web sebelum mengunjungi toko fisik.

Hal ini harus dimanfaatkan oleh bisnis B2C. Dimana mereka harus membangun branding yang kuat di saluran sosial media dan website. Hal ini menanggapi kebutuhan dan preferensi pelanggan. Karena prospek dapat berasal dari sumber manapun, tim pemasaran harus menggunakan berbagai saluran, seperti :

  • Email Marketing
  • Brosur di dalam toko
  • Blog
  • Podcast
  • Platform media sosial

3. Buat program loyalitas

Program-royality-b2c-marketing

Memiliki basis pelanggan yang setia dapat secara signifikan meningkatkan brand awareness, meningkatkan ROI bisnis, dan mendatangkan pelanggan baru.

Pelanggan setia dapat mengisi ruang itu dengan cepat. Buat program khusus yang menghargai kesetiaan mereka pada bisnis Anda seperti memberikan penawaran berikut:

  • Diskon untuk pembelian berikutnya
  • Kartu keanggotaan dengan tambahan manfaat
  • Poin gratis untuk setiap pembelian yang dapat ditukarkan dengan produk gratis

4. Berikan Pengalaman Berbelanja yang Menyenangkan

pengalaman-berbelanja-b2c-marketing

Poin ini sering diabaikan oleh pelaku bisnis B2C. Padahal sebanyak 81% pelanggan mengatakan bahwa mereka bersedia membayar lebih untuk pengalaman pelanggan yang lebih baik. Hal ini tentu menguntungkan bagi bisnis jika berhasil membangun pengalaman berbelanja yang menyenangkan.

Dalam hal ini, mungkin Anda bisa memberikan kesan kuat pada produk Anda. Misalnya dari kemasan produk atau kemudahan pelanggan memperoleh produk yang Anda tawarkan.

5. Buat konten edukasi

konten-bermanfaat

Konten untuk pemasaran B2C tidak hanya asal buat. Dimana Anda perlu membuat konten yang memberikan informasi bermanfaat untuk target pasar Anda. Artinya Anda perlu menonjolkan kelebihan bisnis Anda yang menguntungkan untuk calon pelanggan Anda.

Sementara untuk menjangkau target audiens Anda, bagikan konten tersebut ke berbagai platform marketing Anda. Jangan lupa untuk memasang iklan di berbagai platform seperti Instagram, Youtube, dan Facebook untuk memperbesar exposure brand dan mendatangkan lebih banyak konsumen potensial bagi bisnis Anda.

Baca juga: Mengenal Pentingnya User Generated Content dalam Dunia Bisnis

6. Berikan layanan pelanggan terbaik

pelayanan pelanggan terbaik

Di era digital saat ini, layanan pelanggan tidak hanya disampaikan melalui panggilan telepon saja. Pelanggan bisa berinteraksi dengan bisnis melalui berbagai media seperti SMS, Email bahkan media sosial.

Mengingat banyak saluran komunikasi yang digunakan pelanggan, maka penting untuk bisnis memberikan pelayanan konsisten untuk setiap saluran. Hal ini dapat berdampak positif pada bisnis B2C Anda.

Misalnya pelanggan yang puas dengan layanan pelanggan Anda akan secara sukarela membagikan pengalaman mereka ke keloge atau media sosial. Hal ini dapat menarik minat calon pelanggan lainnya untuk bertransaksi dengan bisnis Anda.

7. Pelajari perilaku pelanggan Anda

pelajari perilaku konsumen- b2c marketing

Sangat penting bagi bisnis B2C untuk menciptakan strategi marketing yang efektif. Namun untuk mencapai hal tersebut, bisnis harus terlebih dahulu memahami perilaku pelanggan mereka. Dengan begitu, pendekatan yang mereka terapkan akan tepat sasaran.

Cobalah memahami perilaku pelanggan Anda dari interaksi mereka dengan bisnis. Analisa kebutuhan mereka, apa yang mereka inginkan, bagaimana cara mereka menghabiskan waktu dan uang, dan bagaimana cara mereka berbelanja. Dengan memetakan informasi tersebut, segmentasikan mereka menjadi beberapa target pasar Anda. Kemudian buatlah strategi marketing yang tepat untuk setiap target market.

8. Personalisasi

Personalisasi-b2c marketing

Cara melakukan pemasaran yang efektif adalah melakukan kampanye dengan pendekatan personal. Artinya bisnis harus bisa menciptakan kampanye yang berpusat pada pelanggan.

Sesuaikan kampanye yang Anda buat dengan kebutuhan pelanggan Anda lebih spesifik. Hal ini akan mempermudah Anda dalam menjangkau pelanggan lama dan baru.

9. Berikan Giveaway

Giveaway-b2c-marketing

Jangan ragu untuk memberikan giveaway atau mengadakan kontes untuk menarik minat calon pelanggan Anda. Tawarkan hadiah besar agar mereka mau untuk berpartisipasi seperti voucher belanja, kupon diskon, freebies, dll.

Event yang Anda buat tersebut harus memberikan feedback positif bagi bisnis Anda. Misalnya Anda bisa meminta peserta kontes untuk follow akun sosial media, subscribe Youtube, memposting produk Anda di Instagram, mention di Twitter, dan sebagainya.

10. Pilih tools yang tepat

tools-b2c-marketing

Berikan pengalaman yang dipersonalisasi berdasarkan data pelanggan. Namun, untuk memproses data pelanggan dalam jumlah besar tidaklah mudah. Hal berbeda saat Anda memiliki tools marketing.

Dengan aplikasi marketing, Anda dapat menganalisis data dengan cepat. Aplikasi ini juga memungkinkan tim Anda tetap fokus dalam mengumpulkan prospek dan mengembangkan bisnis.

Rekomendasi: 6 Tools Marketing Terbaik yang Wajib Dimiliki Bisnis

Kembangkan Bisnis B2C dengan Penerapan Strategi Marketing Terbaik!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

B2C marketing tidak akan berjalan lancar apabila tidak didukung strategi pemasaran yang tepat. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menyusun strategi marketing yang efektif sesuai kebutuhan pelanggan.

Salah satu poin dalam strategi pemasaran adalah memilih tools untuk mendukung aktivitas marketing Anda. Dimana tools marketing ini memudahkan Anda untuk berkolaborasi dengan pelanggan.

Mekari Qontak menawarkan aplikasi Omnichannel CRM terbaik yang bisa digunakan untuk mengelola aktivitas marketing Anda. Aplikasi ini dapat mengumpulkan dan menampilkan data waktu nyata dari iklan, media sosial, dan saluran bisnis lainya. Hal ini memudahkan Anda untuk mengambil keputusan lebih cepat dengan mengotomatiskan persetujuan, mengurangi waktu peninjauan, dan mengoptimalkan sumber daya pemasaran.

Selain itu, Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ bisnis untuk mengelola pemasaran, penjualan, dan meningkatkan hubungan pelanggan mereka. Tak hanya itu saja, Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Hubungi Qontak sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di bawah ini:

Panduan Lengkap Cara Backup WhatsApp

Sudah menjadi rahasia umum kalau WhatsApp memiliki segudang fitur yang dapat memudahkan penggunanya. Mulai dari mengirimkan pesan teks, gambar, audio, dokumen penting, hingga backup chat yang dapat digunakan untuk menyimpan seluruh chat Anda. Namun, bagaimana cara backup WhatsApp? Apakah sulit untuk melakukannya?

Untuk mengetahuinya, yuk simak beberapa cara mudah backup WhatsApp di bawah ini!

Image CTA cara backup whatsapp


Bagaimana Cara Backup WhatsApp?

Sebenarnya cara backup chat WhatsApp cukup mudah dan dapat dilakukan di berbagai perangkat yang berbeda. Berikut adalah beberapa cara mencadangkan data dan chat WhatsApp yang dapat Anda gunakan di perangkat Anda.

Cara Backup WhatsApp iPhone

Apakah Anda pengguna iPhone? Jika iya, maka ini adalah cara yang tepat untuk menyimpan chat history Anda. Namun, sebelum mulai melakukan backup chat, Anda perlu memastikan bahwa iPhone Anda sudah terhubung dengan Apple ID agar dapat mengakses iCloud.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa iPhone Anda sudah menggunakan iOS 12 atau yang lebih baru, iCloud Drive dinyalakan, serta terdapat ruang kosong yang cukup di iCloud dan iPhone Anda.

Jangan lupa untuk menghubungkan iPhone Anda ke Wi-Fi untuk proses backup WhatsApp ke iCloud yang lebih stabil.

Backup secara manual

  1. Buka menu ‘Settings’ di aplikasi WhatsApp
  2. Pilih menu Chat > Chat Backup
  3. Ketuk ‘Back Up Now

Backup secara otomatis

Berbeda dengan cara mencadangkan data dan chat WhatsApp manual, Anda dapat melakukan backup secara otomatis dan terjadwal dengan menggunakan fitur Auto Backup, seperti berikut ini:

  1. Buka menu ‘Settings’ di aplikasi WhatsApp
  2. Pilih menu Chat > Chat Backup
  3. Ketuk ‘Auto Backup
  4. Pilih waktu yang diinginkan untuk melakukan backup

Baca Juga: Ini Dia Cara Mengunci WhatsApp di Android dan iOS, Dijamin Aman!

Cara Backup WhatsApp Android

Apabila iPhone menggunakan iCloud sebagai media penyimpanan data, maka Android menggunakan Google Drive sebagai sarananya. Penggunaan Google Drive dapat membantu Anda mentransfer data WhatsApp secara mudah ke telepon baru Anda.

Sama halnya seperti cara mencadangkan data dan chat WhatsApp di iPhone, ada baiknya menghubungkan telepon Anda ke Wi-Fi sebelum melakukan backup, agar proses backup Anda dapat berjalan dengan lancar.

Sebagai informasi, mulai tanggal 19 April 2022, Anda perlu melakukan backup ke Google Drive setiap 5 bulan sekali untuk menghindari penghapusan.

Backup secara manual

  1. Ketuk tanda titik tiga di bagian kanan atas layar WhatsApp
  2. Pilih menu Settings > Chat
  3. Ketuk ‘Chat Backup’
  4. Pilih ‘Back up’

Backup secara otomatis

  1. Ketuk tanda titik tiga di bagian kanan atas layar WhatsApp
  2. Pilih menu Settings > Chat
  3. Ketuk ‘Chat Backup’
  4. Pilih ‘Back up to Google Drive’ dan pilih frekuensi waktu backup yang diinginkan

Cara Backup WhatsApp ke Windows

Cara backup WhatsApp ke Windows umumnya dapat digunakan oleh Anda pengguna perangkat Android. Mengingat, aplikasi WhatsApp secara default akan melakukan pencadangan data ke SD card ponsel Anda.

Dengan demikian, Anda bisa dengan mudah memindahkan data-data yang ada di aplikasi WhatsApp langsung ke perangkat komputer Anda.

Berikut adalah cara mencadangkan data dan chat dari WhatsApp ke komputer Windows:

  1. Hubungkan ponsel Anda dengan komputer Windows menggunakan kabel USB
  2. Buka folder WhatsApp pada drive yang ada pada ponsel Anda, lalu buka folder Databases
  3. Pilih data yang ingin Anda backup dari aplikasi WhatsApp
  4. Kemudian salin data tersebut ke folder yang ada di komputer Windows Anda

Cara Backup WhatsApp ke MacOs

Selain dapat melakukan backup chat dan data WhatsApp ke perangkat Windows, Anda juga dapat mencadangkan data Anda ke komputer MacOs. Namun, cara ini hanya dapat digunakan oleh Anda pengguna iOS seperti iPhone.

Adapun cara mencadangkan data dan chat WhatsApp ke MacOS adalah sebagai berikut:

  1. Hubungkan iPhone Anda dengan perangkat MacOs menggunakan kabel USB
  2. Kemudian jalankan program dan klik ‘More Tools
  3. Program akan secara otomatis melakukan backup chat dan data dari aplikasi WhatsApp ke perangkat MacOS Anda.

Baca Juga: Cara Membuat Pesan Balas Cepat WhatsApp, Dijamin Berhasil!


Backup WhatsApp Anda Sekarang Juga!

WhatsApp API Qontak by Mekari

Itu dia beberapa cara backup WhatsApp yang dapat Anda terapkan pada perangkat Anda. Bagaimana, sangat mudah bukan?

cara melakukan backup data dan chat di atas akan sangat cocok untuk Anda yang menggunakan akun WhatsApp personal, dan tidak diperuntukkan bagi Anda yang menggunakan akun WhatsApp bisnis.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena Anda tetap dapat mencadangkan data dan riwayat percakapan di akun WhatsApp bisnis dengan menggunakan WhatsApp Business API. Tidak seperti akun WA bisnis biasa, akun WhatsApp API dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang dapat mendukung operasional bisnis secara mudah.

Untuk memperoleh akun WhatsApp API, Anda dapat menghubungi tim Mekari Qontak yang merupakan business solution partner resmi WhatsApp. Selain itu, Mekari Qontak sudah memiliki Sertifikasi ISO 27001 yang memastikan keamanan informasi data pelanggan, jadi sudah pasti terjamin aman!

Tidak hanya itu saja, Mekari Qontak juga telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk menangani komunikasi dan hubungan pelanggan. Jadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis di bawah ini:

Cara Memperbaiki Reputasi Buruk pada Brand

Terkadang, reputasi brand bisa tercemar hanya karena masalah-masalah kecil yang berlangsung di dunia maya, seperti kurang tanggapnya pihak customer service, postingan atau komentar negatif dari orang yang mengikuti brand Anda secara online, jasa pengiriman yang telat mengirimkan produk, dan masih banyak lagi. Lalu, bagaimana cara memperbaiki reputasi buruk brand?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak kiat-kiat memperbaiki reputasi buruk pada brand di bawah ini!

 Berikut adalah cara memperbaiki reputasi buruk brand:

  1. Minta Maaf dan Akui Kesalahan Anda
  2. Menerima Kritik dan Saran
  3. Buat Rencana
  4. Aktif dalam Dunia Maya
  5. Tunjukkan bahwa Anda Peduli
  6. Buat Manajemen Konflik
  7. Bersikap Jujur dan Terbuka
  8. Lebih Dekat dengan Komunitas
  9. Berikan Pengalaman Pelanggan yang Positif
  10. Batasi Potensi Hal Tidak Terduga
  11. Gunakan Testimoni Nyata

Image CTA cara memperbaiki reputasi buruk


Bagaimana Cara Memperbaiki Reputasi Buruk pada Brand?

Berikut adalah beberapa cara memperbaiki reputasi buruk perusahaan yang dapat Anda terapkan pada bisnis Anda.

1. Minta Maaf dan Akui Kesalahan Anda

Cara memperbaiki reputasi buruk perusahaan yang pertama adalah minta maaf. Ketika Anda salah, maka Anda harus meminta maaf. Dan tidak ada yang lebih disukai publik selain permintaan maaf dan mengakui kesalahan. Pastikan Anda minta maaf secara tulus daripada mengeluarkan pernyataan yang menantang atau defensif.

Sebagai solusi, penting untuk Anda menunjukkan bahwa Anda melakukan segalanya untuk menanggapi keluhan pelanggan Anda dengan cepat. Karena dengan menanggapi keluhan dan/atau komentar pelanggan, pada akhirnya pelanggan akan memberi tahu teman dan kerabat mereka tentang seberapa baik Anda dapat menyelesaikan masalah.

2. Menerima Kritik dan Saran

Ada perbedaan antara mendengarkan dan mendengar. Terlalu banyak brand mendengar pelanggan mereka memberikan feedback, tetapi mereka tidak mendengarkan—yang berarti mereka tidak bertindak berdasarkan feedback tersebut dan membuat perubahan yang berarti.

Faktanya, ini adalah salah satu alasan mengapa pelanggan kehilangan keinginan untuk memberikan feedback kepada brand. Ini dapat merusak reputasi brand, terutama jika mereka dianggap tidak pengertian terhadap pelanggan mereka.

Anda harus bertindak berdasarkan feedback pelanggan Anda. Pembeli yang bersedia untuk berbagi pendapat mereka harus dihargai, dan Anda harus memastikan untuk mendengarkan dengan seksama apa yang mereka katakan, pahami, dan kemudian kembangkan serta terapkan solusi yang diperlukan.

3. Buat Rencana

Cara mengatasi reputasi buruk perusahaan berikutnya adalah dengan membuat rencana yang tepat. Sangat penting bagi Anda untuk memiliki sebuah rencana sebelum Anda mencoba memperbaiki reputasi perusahaan. Anda harus selalu melakukan apa pun untuk mengembangkan rencana yang solid tentang cara menangani krisis reputasi.

4. Aktif dalam Dunia Maya

Salah satu hal yang membuat brand menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan mana pun, adalah fakta bahwa brand dapat melindungi Anda dari krisis yang tiba-tiba.

Bayangkan seseorang di perusahaan Anda membuat kesalahan dan memposting komentar dengan kata-kata yang buruk di media sosial yang menunjukkan bahwa brand Anda tidak peduli dengan lingkungan. Pelanggan Anda akan jauh lebih mungkin menerima gagasan bahwa itu hanya kata-kata buruk saja jika Anda telah membangun reputasi lebih dalam.

Memiliki brand kuat dan aktif yang didedikasikan untuk serangkaian value tertentu dapat membantu membangun fondasi kredibilitas dan transparansi yang akan membantu Anda ketika krisis terjadi.

5. Tunjukkan bahwa Anda Peduli

Dengan begitu banyak global issues di zaman sekarang ini, bisnis harus bisa memanfaatkan posisi mereka untuk memberikan kampanye dalam meningkatkan kesadaran pelanggan.

Pikirkan tentang cara-cara di mana Anda dapat menunjukkan dukungan Anda yang akan melukiskan organisasi Anda secara positif – pastikan bahwa Anda tidak meletakkan nama Anda di belakang apa pun yang dapat memecah belah pendapat atau dianggap ofensif.

Misalnya, brand Anda mendukung kampanye go green di mana itu merupakan pilihan yang baik dan cara agar bisnis mengurangi biaya.

6. Buat Manajemen Konflik

Kita semua telah menyaksikan “perang” di media sosial, di mana dua pihak berdebat dan saling melempar argumen. Anda juga mungkin pernah melihat brand dengan respons yang kurang sopan terhadap seseorang yang telah memberikan komentar negatif terhadap brand tersebut.

Tanggapan terburu-buru terhadap komentar negatif ini membuat pelanggan dan prospek berpikir ulang mengenai bagaimana kita akan memperlakukan mereka atau membicarakan mereka.

Untuk mencegah reputasi buruk atas brand Anda, Anda perlu membuat manajemen konflik yang baik, seperti selalu bersikap profesional, menanggapi feedback dengan segera, memberikan solusi yang tepat, dan mengakui kesalahan dengan melakukan permintaan maaf secara publik.

7. Bersikap Jujur dan Terbuka

Brand terbaik memiliki faktor pembeda dengan kompetitor. Cari tahu apa yang membuat brand Anda istimewa, dan juga tentukan promosi yang menekankan unique selling point tersebut.

Yang terpenting, bersikap jujur dan terbuka tentang brand Anda terhadap audiens. Pelanggan dapat mengetahui jika brand tidak jujur. Untuk mengetahui apa yang membuat merek Anda unik, cari nilai tambah tertentu. Atau, soroti kisah menarik dari pendirian perusahaan Anda, seperti latar belakang kepemimpinan dan prinsip-prinsipnya dalam membangun bisnis.

8. Lebih Dekat dengan Komunitas

Community marketing dapat menjadi solusi untuk meningkatkan reputasi brand. Contoh community marketing yang bisa Anda terapkan adalah menjadi tuan rumah sebuah acara, menghadiri acara komunitas, mensponsori tim olahraga lokal, bermitra dengan badan amal setempat, dan bahkan menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility) yang melibatkan komunitas.

9. Berikan Pengalaman Pelanggan yang Positif

Pengalaman pelanggan adalah tentang bagaimana perhatian Anda terhadap setiap hal kecil Anda berikan. Dan perhatian Anda terhadap detail adalah apa yang akan membangun reputasi Anda.

Balasan Twitter, navigasi website, customer service, dan penjawab otomatis email, semua harus dibuat dan dijalankan dengan guna memberikan customer experience yang positif.

Selain itu, ini juga merupakan cara yang bagus untuk mengubah pelanggan menjadi pendukung merek dan untuk mempromosikan dari mulut ke mulut yang positif.

10. Batasi Potensi Hal Tidak Terduga

Anda mungkin tidak dapat memprediksi apa yang terjadi di masa depan, namun Anda dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan di masa mendatang dengan cara membatasi potensi hal yang tidak terduga.

Lalu, hal apa saja yang perlu dilakukan untuk membatasi hal tersebut? Jawabannya banyak, seperti memberikan pelayanan berkualitas, meningkatkan perjalanan pelanggan, menciptakan pengalaman yang positif, mendengarkan masukan pelanggan, hingga menggunakan alat pendukung hubungan pelanggan seperti CRM.

11. Gunakan Testimoni Nyata

Cara memperbaiki reputasi buruk brand yang terakhir namun tak kalah penting adalah menggunakan testimonial yang nyata dan dapat dipercaya oleh prospek maupun pelanggan Anda.

Tampilkan testimoni tersebut di halaman situs web atau media sosial Anda. Dengan demikian, pelanggan dapat mengetahui seberapa baik kualitas pelayanan dan produk yang Anda miliki.


Perbaiki Reputasi Buruk dengan Pelayanan Pelanggan Terbaik!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Setelah Anda memahami 11 cara memperbaiki reputasi buruk brand di atas, diharapkan Anda dapat melakukan upaya preventif dalam mempertahankan reputasi brand Anda. Seperti menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan menciptakan pengalaman pelanggan yang positif.

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan aplikasi CRM untuk meningkatkan hubungan pelanggan, mempercepat bisnis, dan memaksimalkan operasional bisnis Anda secara efektif.

Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM terbaik yang dapat Anda jadikan solusi untuk otomatisasi layanan pelanggan, pemasaran, dan penjualan merek bisnis Anda.

Selain itu, Mekari Qontak telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk mengotomatiskan seluruh tahapan penjualan mereka. Tak hanya itu saja, Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelangganJadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di samping kanan!

Action Plan- Definisi Manfaat Contoh dan Cara Membuatnya

Salah rahasia kesuksesan bisnis adalah memiliki action plan yang bagus. Pasalnya dengan dokumen perencanaan tersebut, Anda bisa menjalankan tugas lebih terarah untuk mencapai tujuan.

Pada umumnya action plan berisi rincian tugas lengkap dengan tenggat waktu yang diberikan. Selain itu, Anda juga bisa mengatur prioritas tugas yang harus segera diselesaikan.

Dokumen action plan juga memudahkan Anda untuk memantau dan memastikan semua tugas mencapai tujuan. Lalu bagaimana cara membuat action plan?

Yuk, pelajari selengkapnya pada artikel dibawah ini.

Image-CTA-Aplikasi-CRM for action plan

Apa Itu Action Plan?

Action plan adalah dokumen yang berisi tugas-tugas yang perlu dikerjakan dalam kurun waktu tertentu. Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman atau acuan untuk menjalankan tugas hingga mencapai suatu tujuan. Maka dari itu, semakin detail tugas yang tercatat akan mempermudah langkah Anda mencapai tujuan.

Action plan yang baik juga akan memberikan batas atau keterangan waktu untuk setiap langkah yang harus Anda ambil. Misalnya tanggal kapan tugas harus mulai dikerjakan dan tenggat waktu tugas harus selesai.

Action plan tidak hanya digunakan untuk aktivitas personal saja, bahkan dokumen ini juga bisa digunakan pada situasi profesional yang lebih besar. Misalnya untuk menangani project management. Dokumen ini memudahkan Anda untuk memantau jalannya produksi proyek, termasuk performance karyawan.

Baca juga: 10 Cara Membuat Sales Plan Dengan Mudah dan Marketing Plan: Definisi, Contoh, & Cara Membuatnya

Mengapa Anda Membutuhkan Action Plan?

Terkadang bisnis tidak menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan plan action sebelum bertindak, untuk meminimalisir kegagalan. Perencanaan membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi rintangan di depan dan membuat Anda tetap pada jalurnya. Dan dengan plan action yang efektif, Anda dapat meningkatkan produktivitas dan membuat diri Anda tetap fokus.

Apa Manfaat Action Plan?

Manfaat utama action plan adalah membantu anda mencapai tujuan tepat waktu bahkan bisa lebih cepat. Pasalnya dengan dokumen perencanaan, tugas-tugas yang perlu Anda kerjakan menjadi lebih jelas dibandingkan tidak memilikinya.

Manfaat lainnya dari action plan adalah sebagai berikut:

– Sebagai panduan dalam bekerja

Melalui dokumen perencanaan, Anda mengetahui tugas apa saja yang harus diselesaikan. Hal ini membuat Anda tidak perlu lagi kebingungan mengerjakan tugas yang mana dahulu. Anda juga lebih mudah dalam mem-breakdown lagi apa yang yang dibutuhkan sehingga pekerjaan akan terselesaikan dengan detail.

– Memberikan motivasi

Action plan juga bisa membuat Anda lebih termotivasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Pasalnya tugas Anda menjadi lebih terukur, Anda juga bisa melihat sisa pekerjaan yang harus diselesaikan. Hal ini akan menimbulkan rasa puas tersendiri bagi Anda apabila telah berhasil menyelesaikan tugas sesuai target yang ditentukan.

– Mengetahui struktur pekerjaan dengan jelas

Action plan membantu Anda untuk mengetahui langkah-langkah detail tugas yang perlu Anda kerjakan. Mungkin Anda pernah kebingungan saat beralih ke tugas selanjutnya, hal ini tidak berlaku lagi saat Anda memiliki dokumen perencanaan.

– Mengetahui Tugas Prioritas

Meski sama-sama penting untuk diselesaikan, namun terkadang ada beberapa tugas yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Dokumen perencanaan memudahkan Anda untuk mengatur prioritas tugas yang perlu diselesaikan dahulu. Jadi Anda tidak perlu khawatir ketinggalan apapun.

– Timeline Kerja Menjadi Terarah

Setiap tugas biasanya diberikan batasan waktu untuk menyelesaikannya. Dengan adanya dokumen perencanaan, semua informasi tersebut tercatat dengan rapi. Hal ini tidak akan membuat Anda kebingungan karena harus mengerjakan beberapa tugas sekaligus.

‍Bagaimana Cara Membuat Action Plan?

Mungkin sebagian orang beranggapan membuat action plan tampaknya cukup mudah. Namun kenyataanya tidak begitu, karena banyak hal yang perlu dipertimbangkan agar semua berjalan lancar.

Berikut cara membuat action plan yang bisa Anda ikuti adalah

Step 1. Tentukan tujuan yang ingin dicapai

Jika Anda tidak jelas tentang apa yang ingin Anda lakukan dan apa yang ingin Anda capai, Anda sedang mempersiapkan diri untuk gagal. Oleh karena itu, sangat penting untuk memulai sesuatu dari apa yang ingin Anda capai.

Cobalah untuk menentukan tujuan Anda melalui kriteria SMART seperti berikut:

  • Specific: terdefinisi dengan baik dan jelas
  • Measurable: sertakan indikator terukur untuk melacak kemajuan
  • Attainable: realistis dan dapat dicapai dalam sumber daya, waktu, uang, pengalaman, dll. yang Anda miliki
  • Relevant: selaraskan dengan tujuan Anda yang lain
  • Timely: memiliki tanggal penyelesaian

Gunakan lembar kerja sasaran SMART ini untuk menyederhanakan proses penentuan tujuan. Bagikan dengan orang lain untuk mendapatkan masukan mereka juga.

Step 2. Buat daftar tugas-tugas yang harus dikerjakan

Buat template kasar untuk mencantumkan semua tugas yang harus dilakukan, tanggal jatuh tempo, dan orang yang bertanggung jawab. Anda perlu memastikan bahwa seluruh tim terlibat dalam proses ini dan memiliki akses ke dokumen. Dengan cara ini setiap orang akan menyadari peran dan tanggung jawab mereka dalam proyek.

Pastikan bahwa setiap tugas didefinisikan dengan jelas dan dapat dicapai. Jika Anda menemukan tugas yang lebih besar dan lebih kompleks, bagi menjadi tugas yang lebih kecil yang lebih mudah untuk dijalankan dan dikelola.

Step 3. Prioritaskan tugas dan tambahkan tenggat waktu

Selanjutnya atur ulang daftar dengan memprioritaskan tugas. Jangan lupa tambahkan tenggat waktu, dan pastikan itu realistis. Konsultasikan dengan orang yang bertanggung jawab untuk melaksanakannya dan memahami kapasitasnya sebelum memutuskan tenggat waktu.

Step 4. Identifikasi sumber daya yang dibutuhkan

Sebelum Anda memulai bekerja, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki semua sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Dan jika saat ini tidak tersedia, Anda perlu membuat rencana untuk mendapatkannya.

Sumber daya yang dimaksud termasuk anggaran dengan menetapkan dukumen perencanaan Anda untuk menandai biaya setiap tugas jika ada.

Step 5. Visualisasikan action plan

Inti dari langkah ini adalah menciptakan sesuatu yang dapat dipahami semua orang secara sekilas dan dapat dibagikan kepada semua orang. Buatlah dokumen perencanaan Anda dalam bentuk bagan alur, bagan Gantt, atau tabel, pastikan bahwa itu mengkomunikasikan dengan jelas elemen yang telah diidentifikasi sejauh ini seperti tugas, pemilik tugas, tenggat waktu, sumber daya, dll.

Dokumen perencanaan tersebut harus mudah diakses oleh semua orang dan harus dapat diedit.

Step 6. Pantau, evaluasi, dan perbarui

Alokasikan waktu untuk mengevaluasi kemajuan yang telah Anda buat dengan tim Anda. Anda dapat menandai tugas yang telah selesai sebagai selesai. Dengan begitu, Anda akan mengetahui tugas yang tertunda. Selanjutnya, Anda perlu mencari tahu alasannya dan menemukan solusi yang sesuai. Dan kemudian perbarui dokumen perencanaan agar bisa mencapai target.

Contoh Action Plan

– Personal

Contoh Action Plan untuk Kebutuhan Personal

– Marketing

Contoh Action Plan untuk Kebutuhan Marketing

Baca juga: 15 Marketing Tools yang Wajib Digunakan Bisnis

– Bisnis

Contoh Action Plan untuk Kebutuhan Business

Baca juga: 21 Aplikasi Bisnis Online untuk Bantu Pebisnis Pemula

– Project Management

Contoh Action Plan untuk Kebutuhan Project Management

Rekomendasi: 55 Project Management Tools Terbaik untuk Meningkatkan Produktivitas

– Social Media Campaign

Social Media Campaign

Buat dan Pantau Action Plan Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Action plan sangat penting untuk memastikan semua tugas dijalankan sesuai dengan rencana yang Anda buat sebelumnya. Hal ini mempermudah Anda untuk memantau bahwa tugas yang dikerjakan sesuai dengan target yang ingin dicapai.

Sebagian besar bisnis menggunakan tools CRM untuk memantau tugas mereka secara real time. Aplikasi CRM ini didukung fitur canggih yang mengelola seluruh aktivitas bisnis dalam satu platform. Hal ini memudahkan Anda untuk memastikan kinerja karyawan telah mencapai target yang telah dibuat.

Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM terbaik yang bisa Anda gunkan. Anda juga bisa menghubungkan aplikasi CRM Qontak dengan aplikasi bisnis lainnya baik yang sudah Anda gunakan atau akan Anda gunakan kedepannya.

Mekari Qontak juga telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengembangkan usahannya. Bahkan Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Hubungi Qontak.com sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di bawah:

Contoh Penerapan Business Intelligence pada Perusahaan

Business Intelligence (BI) adalah sistem yang dapat memudahkan bisnis untuk mengumpulkan mengumpulkan data dari berbagai sumber dan mengubah informasi mentah menjadi bentuk yang bermakna. Lalu, seperti apa contoh penerapan business intelligence pada perusahaan?

Untuk mengetahuinya, yuk simak pembahasan tentang contoh penerapan business intelligence di bawah ini!

13 contoh penerapan business intelligence pada perusahaan:

  1. Loews Hotels
  2. Walmart
  3. Stitch Fix
  4. Lotte.com
  5. Kroger
  6. American Express
  7. LendingClub
  8. Google
  9. Tesla
  10. Delta Airlines
  11. Twitter
  12. Facebook
  13. TikTok

Image CTA contoh penerapan BI


Contoh Penerapan Business Intelligence pada Perusahaan

Berikut adalah beberapa contoh penerapan business intelligence pada perusahaan berdasarkan jenis industrinya.

– Industri Perhotelan

Dalam penerapannya, industri perhotelan memanfaatkan BI untuk melakukan analisis terkait rata-rata hunian serta tarif kamar. Hal ini memudahkan bisnis dalam memutuskan strategi berikutnya untuk meningkatkan pendapatan.

Selain itu, BI juga sering dimanfaatkan industri perhotelan untuk mengumpulkan statistik untuk menganalisis tren pasar. Berikut adalah contoh penerapan business intelligence pada industri perhotelan:

Loews Hotels

Loews merupakan merek mewah yang mengoperasikan 26 properti di Amerika Utara. Dalam hal ini, Loews Hotels menerapkan BI sebagai upaya pencarian calon pelanggan dan peningkatan penjualan.

Dengan menerapkan BI, Loews berhasil mencapai tingkat respons 100% dan melihat peningkatan 76% dalam nilai yang diberikan. Selain itu, Loews juga menerima berbagai penghargaan yang menunjukkan seberapa baik penerapan BI dalam industri perhotelan Loews.

– Industri Ritel

Industri ritel merupakan salah satu pengguna aplikasi BI terbesar di dunia, terlebih dengan munculnya industri e-commerce dan meningkatnya peminat pelanggan terhadap industri ritel online.

Di bawah ini adalah beberapa contoh penerapan business intelligence pada industri ritel:

Walmart

Supermarket besar Amerika, Walmart, menggunakan BI untuk memahami bagaimana perilaku online memengaruhi aktivitas online bisnis dan aktivitas di dalam toko.

Dengan menganalisis simulasi, Walmart dapat memahami pola pembelian pelanggan mereka. Misalnya, berapa banyak orang yang melihat kacamata dan berapa kacamata yang terjual dalam satu hari.

Tidak hanya itu saja, Walmart juga menggunakan teknologi BI untuk menentukan waktu tersibuk dalam setiap hari atau bulan. Sehingga, mereka dapat melakukan persiapan yang matang untuk menanganinya.

Stitch Fix

Stitch Fix adalah perusahaan ritel yang bergerak di bidang fashion. Perusahaan ini memiliki model bisnis yang unik.

Di mana perusahaan akan mengirimi pelanggan kotak pakaian yang disesuaikan berdasarkan tanggapan pelanggan terhadap kuesioner singkat tentang gaya mereka.

Perusahaan harus mengandalkan stylist profesional dan algoritma yang kuat untuk dapat menghubungkan preferensi pelanggan dengan gaya pribadi berdasarkan tanggapan mereka terhadap kuesioner.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Stitch Fix menerapkan solusi BI yang memungkinkan algoritma bisnis untuk membiasakan diri dengan pilihan gaya pelanggan seiring waktu.

Lotte.com

Perusahaan retail online asal Korea Selatan, Lotte.com, memanfaatkan BI untuk meningkatkan pendapatan perusahaan secara efektif.

Dalam hal ini, Lotte menggunakan BI untuk menganalisis pengalaman pelanggan dan menggunakan informasi tersebut untuk memahami perilaku pelanggan dan menerapkan pemasaran bertarget dan mengubah situs web.

Kroger

Penerapan BI pada perusahaan retail Kroger, bertujuan untuk melacak perilaku pembelian pelanggan melalui program loyalitas yang dilakukan. Namun, tidak seperti kebanyakan toko cabang, Kroger tidak menghabiskan banyak uang untuk pemasaran massal.

Dalam hal ini, Kroger telah mengembangkan program email yang sangat akurat dan sangat sukses dengan BI. Di mana, toko cabang dapat mengirim email khusus kepada pelanggan dengan tingkat penukaran lebih dari 70%.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Ritel, Fungsi, dan Strateginya

– Industri Perbankan

Industri perbankan memanfaatkan BI untuk memudahkan proses pembuat laporan analitik. BI pada umumnya dilengkapi dengan dashboard analitik yang menampilkan perilaku pelanggan dalam waktu tertentu. Dashboard ini bisa Anda manfaatkan untuk memantaunya secara real time.

Berikut adalah contoh penerapan business intelligence pada perusahaan perbankan:

American Express

American Express menggunakan teknologi BI untuk mengembangkan produk layanan pembayaran baru dan penawaran pasar kepada pelanggan mereka.

Eksperimen Amex di pasar Australia telah membuatnya mampu mengidentifikasi bahwa terdapat 24% dari semua pengguna Australia yang akan menutup akun mereka dalam waktu empat bulan.

Dengan menggunakan informasi tersebut, Amex kemudian dapat mengambil langkah-langkah untuk mempertahankan pelanggan mereka.

LendingClub

Contoh penerapan business intelligence pada perusahaan perbankan berikutnya adalah LendingClub. Di mana perusahaan menggunakan BI untuk mengoptimalkan proses alur kerjanya bagi pengguna, melalui serangkaian A/B testing.

Dengan A/B testing, perusahaan dapat membuat banyak penyesuaian kecil untuk lebih mematuhi preferensi pelanggan, dan pada akhirnya memberikan peningkatan besar dalam pendapatan perusahaan mereka.

– Industri Teknologi dan Informasi

Sebagai industri yang memiliki hubungan erat dengan data dan informasi, perusahaan-perusahaan TI tentu membutuhkan solusi BI untuk meningkatkan bisnis mereka.

Berikut adalah contoh penerapan business intelligence pada perusahaan teknologi:

Google

Google tidak hanya menggunakan solusi data untuk mengawasi pelanggan, tetapi juga memanfaatkan kekuatannya dalam solusi BI untuk meningkatkan proses internal dan meningkatkan efisiensi prosedural.

Dalam hal ini, Google memiliki tim khusus “People Analytics”, yang ditujukan untuk mengumpulkan pendapat karyawan mengenai pertanyaan pekerjaan umum.

Misalnya, jika ada kebutuhan aktual akan manajer atau apa yang sebenarnya yang harus menjadi peran manajer, atau apa saja karakteristik manajer terbaik, dan sebagainya.

Masukan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk meningkatkan budaya perusahaan di dalam perusahaan dan merancang proses alur kerja yang lebih efisien dan mempromosikan inovasi di dalam perusahaan.

Baca Juga: 10 Aplikasi Manajemen Proyek Terbaik untuk Bisnis

– Perusahaan Transportasi

Industri transportasi telah sejak lama membutuhkan solusi teknologi yang komprehensif untuk menghadapi berbagai masalah mereka. Dalam hal ini, business intelligence bisa menjadi solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Misalnya seperti apa yang ada pada contoh-contoh penerapan business intelligence pada perusahaan transportasi di bawah ini.

Tesla

Tesla tidak hanya sekadar perusahaan yang memproduksi mobil, tetapi juga telah membangun reputasinya sebagai perusahaan teknologi yang menawarkan pengalaman berkendara yang unik bagi pengemudi.

Mobil listrik Tesla beserta semua komponennya terhubung dengan markas besar Tesla melalui Internet of Things (IoT). Pengaturan unik ini memungkinkan perusahaan untuk meluncurkan pembaruan perangkat lunak kepada pengguna mobilnya secara gratis.

Namun, ini juga pada dasarnya membantu perusahaan untuk mengumpulkan data intelijen bisnis penting tentang preferensi pengemudi dan bagaimana mobil mereka dikendarai.

Delta Airlines

Delta Airlines telah menciptakan sistem pelacakan bagasi yang kuat yang memungkinkan perusahaan penerbangan dengan mudah mengikuti bagasi para pelancong.

Perusahaan maskapai ini juga memiliki aplikasi yang efektif untuk pelancong yang memungkinkan mereka melacak lokasi bagasi mereka secara mudah.

– Platform Media Sosial

Platform media sosial kini telah menjadi bagian yang erat dengan kehidupan manusia, dan tanpa batas. Dengan miliaran pengguna aktif bulanan, platform ini telah menjadi pusat data bagi perusahaan yang ingin menargetkan iklan mereka melalui internet.

Namun, banyaknya data dan pengguna aktif membuat platform media sosial perlu memanfaatkan solusi BI dengan sebaik mungkin. Berikut adalah contoh penerapan business intelligence pada perusahaan platform media sosial:

Twitter

Apabila Anda pengguna Twitter, Anda pasti sudah tahu kalau batas karakter yang ditetapkan untuk Tweet telah menjadi topik perdebatan hangat di antara penggunanya. Hal ini kemudian disusul dengan ditambahnya batas karakter Tweet dari 140 kata menjadi 280 kata.

Namun, yang tidak diketahui pengguna adalah Twitter sebenarnya telah melakukan uji tuntas menggunakan aplikasi BI. Di mana, peningkatan batas karakter hanya memudahkan dan mempercepat pengguna untuk mengekspresikan diri tanpa menyesuaikan dan memadatkan batas jumlah.

Facebook

Baru-baru ini, Facebook telah dituduh menyebabkan penurunan kesehatan mental penggunanya. Penyebabnya adalah perbandingan pengguna antara kehidupan nyata dengan kehidupan online orang lain yang dikuratori dengan cermat.

Untuk mengatasi tren negatif ini, Facebook bereksperimen menggunakan BI, dengan membuat jumlah suka menjadi hal pribadi yang hanya bisa dilihat oleh orang yang mengunggahnya saja.

Tik Tok

TikTok menggunakan teknologi BI untuk memperoleh kemampuan analitik data platform yang sangat efisien, sehingga membuat penelusuran video hampir menjadi usang bagi penggunanya.

Dalam hal ini, TikTok mampu menampilkan video terkait kepada pengguna, segera setelah mereka membuka tab “For You”. Seiring waktu, pengguna dapat melatih algoritma aplikasi sesuai keinginan mereka dengan bereaksi terhadap video yang mereka lihat.

Baca Juga: 10 Tips Ampuh Mengembangkan Bisnis hingga Go International


Tingkatkan Bisnis Perusahaan Anda dengan Business Intelligence Sekarang Juga!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Itu dia beberapa contoh penerapan business intelligence pada perusahaan berdasarkan jenis industrinya. Sampai sini, apakah Anda tertarik untuk menggunakan solusi BI pada bisnis Anda?

Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM terbaik yang dapat Anda gunakan sebagai solusi business intelligence yang tepat untuk bisnis Anda. Aplikasi CRM Qontak dilengkapi dengan berbagai fitur canggih pendukung bisnis, seperti manajemen database, laporan analisis, dan masih banyak lagi.

Anda juga dapat mengintegrasikan aplikasi CRM Qontak dengan berbagai aplikasi pendukung bisnis lainnya. Sehingga dapat memaksimalkan alur kerja dan proses bisnis Anda.

Mekari Qontak telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk mengotomatiskan seluruh tahapan penjualan mereka. Tak hanya itu saja, Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelangganJadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis dibawah ini:

Big data atau mahadata kini menjadi salah satu istilah yang tak asing didengar di era digital seperti sekarang. Pesatnya perkembangan teknologi telah membawa kita ke zaman di mana kumpulan informasi menjadi aset yang sangat penting.

Namun apa itu big data? Apa manfaatnya untuk bisnis? Bagaimana cara kerjanya? Seberapa penting penggunaannya untuk bisnis?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak terus pembahasan mahadata di bawah ini!

Image CTA big data


Apa Itu Big Data?

Big data adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan volume data yang besar dengan variasi yang kompleks dan sulit untuk dikelola, baik itu data yang terstruktur maupun tidak terstruktur.

Di sisi lain, kumpulan data ini terus bertambah setiap harinya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sehingga software data processing konvensional pada umumnya tidak dapat mengelolanya.

Namun demikian, volume data yang sangat besar ini dapat digunakan untuk mengatasi sejumlah masalah bisnis yang sebelumnya tidak dapat diselesaikan. Misalnya untuk membantu pengguna website mengumpulkan data seperti tingkat pembelian atau traffic website dengan mudah.

Lalu, dari mana data-data ini berasal? Mahadata bersumber dari aktivitas internet yang secara terus menerus dilakukan, baik oleh individu maupun bisnis. Di mana data dan informasi yang ada terus meningkat tajam seiring banyaknya pengguna internet, sehingga menghasilkan kumpulan data yang besar yang disebut dengan mahadata.

Baca Juga: 10 Data Management Platform (DMP) Terbaik 2022


Seperti Apa Karakteristik Big Data?

Kumpulan data dapat disebut dengan istilah mahadata apabila memenuhi sejumlah kriteria yang menjadi karakteristik dari data itu sendiri.

Berikut adalah 5 (lima) karakteristik mahadata yang disebut dengan 5V:

  • Volume

Seperti namanya, salah satu karakteristik utama dari mahadata adalah volume atau jumlah mahadata yang sangat besar. Apabila sebuah data tidak memiliki kuantitas yang besar, maka data tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai mahadata.

  • Velocity

Karakteristik berikutnya adalah velocity atau kecepatan produksi data, yang meliputi input hingga penggunaan data.

Dengan adanya pertumbuhan internet of things (IoT), proses perpindahan data dapat berlangsung dengan sangat cepat dan dapat berubah secara real-time.

  • Variety

Kemudian ada karakteristik variety atau variasi. Maksudnya adalah data tersebut memiliki bentuk yang bervariasi dan datang dengan berbagai format, seperti email, video, gambar, suara, hingga transaksi keuangan sekalipun.

Variasi bentuk data ini pun dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis data, yaitu data terstruktur, semi terstruktur, dan tidak terstruktur,

  • Veracity

Karakteristik veracity mengacu pada kualitas mahadata. Keakuratan mahadata menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Ini karena data-data yang diperoleh dapat berasal dari berbagai jenis sumber yang berbeda.

Dengan demikian, akan sulit untuk menautkan, mencocokkan, membersihkan, ataupun mengubah data di seluruh sistem. Sehingga pengelola mahadata harus menghubungkan dan mengkorelasikan hubungan, hierarki, serta banyaknya hubungan yang ada.

Apabila hal tersebut tidak dilakukan, maka data-data yang diperoleh dapat dengan cepat lepas kendali dan menimbulkan error atau kesalahan pada proses yang akan berdampak cukup besar.

  • Value

Karakteristik yang terakhir adalah value atau nilai. Dalam hal ini, mahadata memiliki nilai dan peran penting untuk memudahkan pengguna dalam mengakses informasi dan data dengan cepat.


Apa Saja Manfaat Big Data untuk Bisnis?

Mahadata menawarkan berbagai manfaat yang dapat diperoleh oleh banyak kalangan, terutama bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan mahadata.

1. Meningkatkan efisiensi

Penggunaan alat teknologi digital yang menggunakan mahadata seperti Google Search Engine, Google Maps, Google Earth, hingga berbagai platform media sosial, dapat meningkatkan efisiensi bisnis Anda.

Dengan menggunakan alat-alat tersebut, Anda dapat dengan mudah melakukan banyak tugas sekaligus langsung dari meja Anda tanpa harus mengeluarkan waktu atau biaya lebih untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis Anda.

2. Membantu bersaing dengan bisnis besar

Anda dapat menggunakan alat yang sama dengan yang digunakan bisnis besar untuk memungkinkan Anda berada di tingkatan yang sama.

Dengan memanfaatkan alat teknologi canggih berbasis mahadata, bisnis Anda dapat menjadi lebih canggih dan dapat bersaing dengan bisnis yang lebih besar.

3. Memungkinkan Anda untuk fokus pada preferensi lokal

Apabila Anda memiliki usaha kecil, maka Anda dapat menggunakan mahadata untuk fokus pada lingkungan lokal yang Anda layani. Misalnya seperti memperbesar kesukaan atau ketidaksukaan, serta preferensi klien di sekitar Anda dengan lebih jauh lagi.

4. Meningkatkan penjualan dan loyalitas

Jejak digital dapat mengungkapkan banyak hal tentang preferensi orang-orang terkait belanja, kepercayaan, dan lain sebagainya.

Mahadata dapat memungkinkan bisnis untuk menyesuaikan produk dan layanan mereka dengan apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh para pelanggannya.

Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!


Bagaimana Cara Kerja Big Data?

Sebelum Anda menggunakan mahadata untuk bisnis, Anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara kerjanya agar data yang anda gunakan nantinya tidak menjadi sia-sia.

Berikut adalah 5 (lima) cara kerja  yang dilakukan untuk mengimplementasikan mahadata:

  • Menetapkan strategi

Dalam hal ini, strategi yang dimaksud adalah rencana yang dirancang untuk membantu Anda dalam mengawasi dan meningkatkan cara memperoleh, menyimpan, mengelola, berbagai, dan menggunakan mahadata, baik di dalam maupun di luar bisnis Anda.

Strategi ini nantinya dapat mengatur kesuksesan bisnis Anda di tengah banyaknya mahadata yang ada. Kemudian, ketika sedang mengembangkan strategi, sangat penting untuk mempertimbangkan tujuan dan inisiatif bisnis Anda dengan teknologi yang ada.

  • Identifikasi sumber

Mahadata yang diperoleh berasal dari internet dan perangkat terhubung lainnya yang mengalir ke sistem teknologi informasi dari perangkat yang dipakai, seperti komputer, laptop, ponsel pintar, dan lain sebagainya.

Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui sumber mahadata yang diperoleh dan memutuskan data mana yang akan disimpan dan tidak, serta mana yang perlu dianalisis lebih lanjut.

  • Mengakses, mengelola, dan menyimpan

Sistem komputasi modern dapat memungkinkan Anda untuk memiliki kecepatan, daya, dan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk mengakses sejumlah besar mahadata yang akan digunakan.

Seiring dengan akses yang andal, Anda juga membutuhkan metode untuk mengintegrasikan, memastikan kualitas, menyimpan, mengelola, dan menyiapkan mahadata yang nantinya akan digunakan untuk analisis.

  • Melakukan analisis

Analisis sangat dibutuhkan untuk mendapatkan nilai dan wawasan dari mahadata yang diperoleh. Anda dapat melakukan analisis dengan berbagai alat teknologi canggih yang memungkinkan analisis big data bagi bisnis Anda.

  • Membuat keputusan yang cerdas

Langkah yang terakhir adalah membuat keputusan yang cerdas dari hasil analisis mahadata yang telah diperoleh dari mahadata sebelumnya. Untuk itu, mahadata harus dikelola dengan baik, dengan menggunakan mahadata terpercaya yang dianalisis dengan terpercaya untuk dapat memberikan keputusan yang tepat.


Apa Pentingnya Big Data bagi Bisnis?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa mahadata penting penting untuk bisnis.

1. Membantu Anda mengenali siapa saja prospek potensial

Membantu Anda mengenali siapa saja prospek potensial

Informasi yang dikumpulkan dari jaringan media sosial dapat menjadi sumber informasi detail mengenai calon customer. Misalnya seperti perilaku dan apa saja yang menjadi minat mereka. Hal ini akan sangat bernilai dan membantu marketer untuk menargetkan customer potensial.

Selain itu, marketer dan salesperson juga dapat memperoleh informasi mengenai lokasi, usia, level pendidikan, dan info demografis untuk bisa membentuk kampanye promosi yang efektif. Salah satu contoh platform yang menyediakan jasa ini adalah Facebook dengan Facebook Insight.

2. Memungkinkan brand untuk ditemukan

Memungkinkan brand untuk ditemukan

Produk maupun jasa Anda harus terus dikembangkan, dan penggunaan mahadata dapat membantu hal ini. Marketers dapat melihat pola konsumer di mana produk mereka masih membutuhkan perbaikan demi sesuai dengan kebutuhan customer.

3. Menyediakan apa yang dibutuhkan customer secara lebih akurat

Menyediakan apa yang dibutuhkan customer secara lebih akurat

Mahadata memungkinkan Anda memberikan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan customer yang membuatnya sulit ditolak. Pada online retail sekelas Amazon.com, 35% penjualannya berasal dari rekomendasi produk yang ditayangkan oleh search engine, yang berasal dari pemanfaatan mahadata yang maksimal.

4. Untuk membantu para marketer membuat ads yang benar-benar menghasilkan keuntungan

Untuk membantu para marketer membuat ads yang benar-benar menghasilkan keuntungan

Mahadata dan analisisnya diperlukan untuk meningkatkan penargetan customer agar lebih efektif. Dengan informasi yang disediakan, Anda dapat menggunakan media sosial dan search engine secara lebih efektif dengan mendesain kampanye dan iklan yang menarik.

Dengan begitu, Anda pasti membuat banyak orang memperhatikan sehingga memperluas sales. Platform yang dapat digunakan antara lain adalah Google Adwords dan Facebook Ads.

5. Adanya pengukuran akurat terhadap hasil kampanye

big data kampanye

Anda juga dapat mengukur kesuksesan dan performa keseluruhan sebuah iklan atau kampanye yang Anda jalankan di berbagai media sosial. Dengan hasil yang akurat, otomatis uang yang dikeluarkan juga bisa lebih diatur secara bijaksana dan efisien demi mencapai performa tertinggi.

Baca Juga: 12 Cara Mendapatkan Database Pelanggan


Pilih Aplikasi Big Data Terbaik untuk Memenuhi Kebutuhan Perusahaan Anda!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Dalam memilih aplikasi mahadata, sangat penting untuk mempertimbangkan fitur-fitur yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan. Untuk memudahkan Anda dalam memilih, Anda bisa mencoba aplikasi CRM yang dilengkapi dengan fitur dan fungsi CRM yang dapat mendukung manajemen data Anda.

Mekari Qontak menyediakan aplikasi CRM terbaik di Indonesia. Aplikasi ini juga menggunakan big data untuk menyimpan database pelanggan. Pasalnya, aplikasi CRM Qontak didukung fitur canggih yang memudahkan Anda untuk mengelola pemasaran, penjualan, dan customer service dalam satu platform. Selain itu, Mekari telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan dari berbagai bidang. Jadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di bawah ini:

Semua Hal Tentang API (Application Programming Interface)

Anda mungkin pernah mendengar istilah API (Application Programming Interface) di beberapa aplikasi atau software. Namun, apa itu API? API adalah salah satu aspek penting yang dapat membantu web developer maupun mobile developer untuk menyederhanakan program yang dibuat.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan tentang pengertian API, cara kerja, arsitektur, dan contohnya di artikel berikut ini!

Image CTA apa itu API


Apa Itu API?

API adalah interface perantara perangkat lunak yang memungkinkan dua aplikasi untuk berhubungan satu sama lain. Singkatnya, istilah API merujuk pada implementasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat.

Saat ini, API menjadi bagian penting dari ekosistem software yang luas. Di mana API mampu mendukung integrasi berbagai perangkat. Namun, tidak semua integrasi perangkat lunak sama. Oleh karena itu, tidak semua API sama. Ada berbagai kategori API yang berbeda.

Anda dapat menemukan API di berbagai aplikasi atau software yang sering Anda gunakan, misalnya seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: WhatsApp Business API: Panduan Lengkap API WhatsApp


Bagaimana Cara Kerja API?

Setelah mengetahui apa itu API, kini saatnya untuk mengetahui bagaimana cara kerja API. API bekerja dengan cara berkomunikasi melalui seperangkat aturan yang menentukan bagaimana komputer, aplikasi, atau mesin dapat berbicara satu sama lain.

Di mana API akan bertindak sebagai perantara antara dua perangkat atau aplikasi yang ingin terhubung satu sama lain untuk melakukan tugas tertentu.

Cara Kerja API


Jenis – Jenis API

Secara umum, terdapat 4 (empat) jenis API yang biasa digunakan dalam aplikasi berbasis web, antara lain:

1. Open API

Open API atau dikenal juga sebagai public API adalah salah satu jenis API yang populer digunakan oleh para developer. Biasanya, public API digunakan oleh perusahaan dengan strategi bisnis yang melibatkan berbagai aplikasi dan datanya dengan bisnis lain.

Adapun keuntungan terbesar penggunaan API publik adalah kemampuan untuk berbagi data secara terbuka, yang mampu mendorong setiap bisnis untuk berintegrasi dengan aplikasi API lainnya.

2. Partner API

Partner API biasanya hanya tersedia untuk pengembang luar atau konsumen API yang dipilih dan disahkan secara khusus. Di mana mitra memiliki hak dan lisensi yang jelas untuk mengakses API tersebut.

Dengan demikian, tindakan keamanan cenderung menjadi lebih kuat. Sehingga tidak heran apabila beberapa bisnis menyukai partner API yang satu ini.

Bisnis yang menggunakan API mitra umumnya menginginkan kontrol yang lebih besar atas siapa yang dapat mengakses sumber daya mereka, dan kontrol atas pendapat tentang bagaimana sumber daya tersebut digunakan.

3. Internal API

Berbeda dengan dua jenis API sebelumnya, internal API hanya tersedia untuk kebutuhan internal, seperti penggunaan di dalam perusahaan untuk menghubungkan sistem dan data dalam bisnis.

Dalam penerapannya, pengembang yang bekerja untuk perusahaan pengguna internal API dapat menggunakan API, tetapi pengembang eksternal tidak bisa menggunakannya.

4. Composite API

Jenis API yang terakhir adalah composite API, yaitu beberapa gabungan API yang memungkinkan pengembang untuk menggabungkan panggilan atau permintaan dan menerima satu tanggapan terpadu dari server yang berbeda.

Composite API biasanya digunakan untuk mengatasi perilaku API yang kompleks atau terkait erat, dan terkadang dapat meningkatkan kecepatan dan kinerja dibandingkan API individual.


Arsitektur API

Teknologi API bekerja dengan cara bertukar perintah dan data, di mana ini membutuhkan protokol dan arsitektur yang jelas untuk mengatur operasi API.

Saat ini, setidaknya terdapat tiga kategori arsitektur API yang memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda, antara lain:

– REST

Sebagian besar API berbasis web dibangun di atas arsitektur REST, yang merupakan singkatan dari representational state transfer atau transfer status representasional. REST ini sendiri adalah seperangkat pedoman untuk API yang dapat diskalakan, ringan, dan mudah digunakan.

Sederhananya REST API adalah API yang mengikuti panduan REST dan digunakan untuk mentransfer data dari server ke klien dengan cepat, mudah, dan aman. Sehingga tidak heran apabila REST menjadi pilihan arsitektur API yang populer di kalangan pengembang.

– SOAP

SOAP (Simple Object Access Protocol) adalah arsitektur API yang bertujuan untuk mentransmisikan data melalui jaringan dan dapat digunakan untuk membangun API.

Dalam penerapannya, SOAP secara ketat mendefinisikan bagaimana pesan harus dikirim dan apa yang harus disertakan di dalamnya. Sehingga, membuat arsitektur SOAP menjadi lebih aman.

Sementara itu, SOAP sering diimplementasikan untuk transfer data internal yang membutuhkan keamanan tinggi, dan mampu bekerja di atas protokol komunikasi apa pun.

– RPC

RPC (Remote Procedural Call) adalah arsitektur API yang paling mudah dari tiga jenis arsitektur sebelumnya. Dalam hal ini, RPC merupakan memanggil tindakan atau proses yang dapat dieksekusi di server.

RPC memiliki arsitektur atau protokol yang ketat, namun tetap menjadi cara yang relatif sederhana dan mudah untuk mengeksekusi kode pada jaringan jarak jauh.


Contoh API

Setelah mengetahui pengertian API, cara kerja, jenis, dan arsitekturnya, kini kami akan membahas contoh API guna membantu Anda untuk lebih memahami apa itu API.

Dalam hal ini, perlu diingat terlebih dahulu bahwasanya API adalah interface perantara yang dapat menghubungkan dua aplikasi dan membagikan data dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.

Contoh sederhananya adalah ketika Anda menggunakan aplikasi Facebook di ponsel Anda. Pada saat tersebut, Anda akan memberi tahu aplikasi Facebook bahwa Anda ingin mengakses akun Anda.

Kemudian, Aplikasi Facebook akan membuat panggilan API untuk mengambil akun dan kredensial Facebook Anda. Di mana Facebook akan mengakses informasi tersebut dari salah satu servernya dan mengembalikan data ke aplikasi Facebook di seluler Anda.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Mendaftar API Instagram


Dapatkan API Terbaik untuk Bisnis Anda Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Itu dia pembahasan lengkap tentang apa itu API. Dapat disimpulkan, API adalah perantara perangkat lunak yang memungkinkan dua aplikasi untuk terhubung satu sama lain.

Selain dapat menghubungkan aplikasi, API juga dapat membantu meningkatkan performa aplikasi Anda, terlebih apabila Anda memiliki bisnis yang membutuhkan dukungan lebih. Misalnya seperti WhatsApp Business API dan Instagram API yang memiliki fitur lebih canggih dibandingkan dengan akun WhatsApp bisnis dan Instagram biasanya.

Mekari Qontak menyediakan Open API terbaik yang memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi ke dalam sistem Qontak. Sehingga, Anda dapat mengakses dan mengelola semua aplikasi Anda secara mudah dalam satu platform terpadu.

Sementara itu, Mekari Qontak telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk mengotomatiskan seluruh tahapan penjualan mereka. Tak hanya itu saja, Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelangganJadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis dibawah ini:

Mengenal Manajemen Hubungan Pelanggan dan Cara Kerjanya

Manajemen hubungan pelanggan atau yang lebih dikenal dengan CRM (Customer Relationship Management) merupakan strategi perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan, mengurangi pengeluaran dan meningkatkan customer loyalty.

Penggunaan CRM pada perusahaan mempermudah Anda untuk mencapai tujuan dan sasaran. Perusahaan yang menggunakan CRM mengutamakan nilai pelanggan, nilai seumur hidup pelanggan, ekuitas pelanggan, dan prioritas pelanggan. Tujuannya agar tercipta hubungan baik dengan pelanggan, sehingga tercipta loyalitas pelanggan.

Pelajari lebih jauh mengenai pengertian manajemen hubungan pelanggan, fungsi dan implementasinya pada perusahaan pada ulasan dibawah ini.

Image CTA manajemen hubungan pelanggan


Apa Itu Manajemen Hubungan Pelanggan?

Manajemen hubungan pelanggan adalah kegiatan untuk mengelola interaksi pelanggan secara mendalam untuk meningkatkan hubungan dan loyalitas pelanggan. Perusahaan yang mengelola hubungan pelanggan akan memiliki pandangan, tujuan dan sasaran yang berbeda dari perusahaan yang tidak menggunakan CRM.

Implementasi CRM membantu Anda untuk fokus pada tren dan kebutuhan pelanggan saat ini alih-alih menemukan pelanggan baru. Jika Anda dapat mempertahankan dan menarik pelanggan Anda saat ini, ini akan terbukti lebih menguntungkan bagi Anda daripada menghabiskan waktu mencoba menarik satu pelanggan baru.


Apa Tujuan Manajemen Hubungan Pelanggan?

Tujuan utama manajemen hubungan pelanggan dalah membantu bisnis untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan. Dengan demikian, bisnis nantinya dapat mempertahankan pelanggan dan menghasilkan pertumbuhan sales yang berkelanjutan.

Namun, tujuan CRM sebenarnya tidak hanya itu saja. Berikut ini adalah tujuan manajemen hubungan pelanggan secara praktis:

  1. Memperoleh calon pelanggan baru
  2. Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang sudah ada
  3. Mempertahankan pelanggan
  4. Mengidentifikasi calon pelanggan potensial dan yang tidak
  5. Memberikan informasi terbaru tentang pelanggan maupun penjualan dimanapun selama 24/7 melalui mobile CRM
  6. Melakukan pendekatan individual kepada setiap pelanggan
  7. Menyediakan mekanisme yang efektif untuk melihat dan menjadwalkan follow-up kepada pelanggan melalui manajemen sales pipeline
  8. Melacak seluruh informasi pelanggan, mulai dari kontak hingga riwayat interaksi mereka
  9. Mengidentifikasi kemungkinan terjadinya masalah sejak awal
  10. Memberikan mekanisme yang efektif untuk menangani keluhan pelanggan
  11. Melacak preferensi tiap pelanggan melalui riwayat interaksi mereka yang terhubung dengan media sosial (bisa diperoleh melalui social CRM)
  12. Melakukan personalisasi penawaran produk untuk tiap pelanggan

Apa Fungsi Manajemen Hubungan Pelanggan pada Perusahaan?

Penerapan CRM dapat membantu perusahan dalam banyak hal seperti mengelola interaksi pelanggan. Dari interaksi tersebut, perusahaan dapat mengetahui apa saja kebutuhan pelanggan.

Hal ini tentu akan memudahkan perusahaan untuk menyusun strategi pengembangan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Selain itu, CRM masih memiliki berbagai fungsi lain yang bermanfaat dan menguntungkan perusahaan.

Berikut adalah fungsi manajemen hubungan pelanggan pada bisnis:

  • Mengidentifikasi kebutuhaan atau minat pelanggan
  • Fokus melayani kebutuhan pelanggan
  • Mengutamakan sudut pandang pelanggan
  • Menyediakan layanan dukungan pelanggan penuh
  • Membangun pengalaman pelanggan yang menyenangkan
  • Menyediakan solusi end-to-end untuk setiap permasalahan pelanggan
  • Memberikan informasi terpadu sesuai dengan kebutuhan pelanggan
  • Menangani keluhan pelanggan lebih komperhensif
  • Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan

Sistem Manajemen Hubungan Pelanggan

Sistem manajemen hubungan pelanggan adalah sebuah sistem yang mampu mengelola hubungan pelanggan dan membantu mengembangkan bisnis secara maksimal. Biasanya sistem ini dikenal juga dengan istilah sistem CRM.

Dalam penerapannya, sistem CRM tidak hanya fokus pada hubungan pelanggan, tetapi juga mempercepat proses bisnis dengan memaksimalkan pemasaran, penjualan, dan manajemen layanan pelanggan bisnis.

Anda dapat menggunakan sistem CRM untuk merekam, menyimpan, mengelola, dan melacak informasi dan data terkait pelanggan secara mudah, dan menjadikannya sebagai wawasan yang bermanfaat untuk strategi dan keputusan bisnis Anda.

Baca Juga: Top 10 Aplikasi CRM Terbaik 2022 untuk Bisnis Anda!


Bagaimana Cara Kerja Manajemen Hubungan Pelanggan?

Sistem manajemen hubungan pelanggan bekerja dengan cara mengelola komunikasi, interaksi, dan keterlibatan pelanggan dengan bisnis. Semua hal tersebut dapat dilakukan dengan merealisasikan strategi bisnis yang berpusat kepada pelanggan.

Namun tidak hanya itu saja, sistem CRM juga bekerja dengan beberapa langkah berikut ini:

1. Mendukung strategi yang terpusat kepada pelanggan

Sistem dari program ini mengutamakan pelanggan di segala aspek yang Anda lakukan. Perusahaan dan organisasi yang menggunakan sistem ini dapat menjaga kualitas dari pengalaman pelanggan, karena mereka menyadari pentingnya dari pengalaman pelanggan yang dapat menghasilkan loyalitas kepada perusahaan Anda.

2. Sentralisasi data pelanggan

Sistem CRM menggabungkan semua penjualan, marketing dan informasi customer service di dalam satu database terpusat.

3. Otomatisasi proses customer-facing business

Proses bisnis yang berhubungan langsung dengan pelanggan dapat berjalan dengan lebih efisien dengan penggunaan program ini. Marketing, penjualan, dan customer service dapat memberikan pengalaman lebih baik dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Semua berawal dengan prospek dan berakhir kepada pelanggan.


Contoh Manajemen Hubungan Pelanggan

Untuk membantu Anda lebih memahami apa itu manajemen hubungan pelanggan, berikut kami jabarkan beberapa contoh manajemen hubungan pelanggan dalam bisnis:

– Memberikan respons otomatis yang konsisten

Contoh manajemen hubungan pelanggan yang pertama adalah memastikan setiap pelanggan yang menjangkau bisnis dapat menerima tanggapan yang konsisten dan berkualitas.

Misalnya, seorang pelanggan mengirimi Anda email berisikan pertanyaan tentang penerimaan produk yang salah, Anda dapat mengatur sistem CRM untuk mengotomatiskan respons langsung dengan jawaban yang sesuai.

Dengan demikian, Anda dapat menjaga percakapan tetap dapat berjalan dengan baik sementara perwakilan support Anda meluangkan waktu untuk meneliti masalah tersebut dan merespons dengan kontak yang lebih personal.

– Melakukan analisis bisnis

Sistem CRM dapat secara otomatis mengumpulkan dan mengelola informasi serta data yang diperoleh terkait pelanggan dan bisnis menjadi sebuah analisis dan laporan yang berbaharga.

Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah memperoleh wawasan dan perspektif holistik terkait bisnis dan pelanggan Anda, serta menggunakannya sebagai dasar untuk keputusan bisnis mendatang.

– Mengelola umpan balik pelanggan

Banyaknya umpan balik yang diberikan pelanggan bisa menjadi hal yang merepotkan untuk dilakukan, terlebih ketika Anda tidak memiliki cukup banyak perwakilan yang mampu mengelola semuanya dalam waktu singkat.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena sistem CRM dapat membantu Anda untuk mengelola umpan balik pelanggan secara otomatis, dan memberikan Anda insight yang berharga dari feedback yang diberikan.

– Melacak kegiatan pelanggan

Contoh manajemen hubungan pelanggan berikutnya adalah melacak kegiatan pelanggan. Setiap pelanggan tentu memiliki kegiatan yang berbeda tergantung pada tahapan mana mereka berada. Tetapi, banyaknya pelanggan bisa membuat Anda kerepotan untuk melacak setiap kegiatan yang dilakukan.

Untuk itu, Anda dapat menggunakan sistem CRM untuk melacak kegiatan pelanggan secara mudah, dan meningkatkannya sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sehingga, pelanggan dapat memiliki perjalanan dan pengalaman yang memuaskan.

– Melakukan koordinasi antar aplikasi

Contoh lain dari CRM yang lebih baik adalah meningkatkan efisiensi dengan menyinkronkan aplikasi-aplikasi bisnis Anda. Dalam hal ini, Anda dapat melakukan integrasi dengan aplikasi pendukung bisnis lainnya untuk kemudahan bisnis yang lebih maksimal.


Strategi Manajemen Hubungan Pelanggan yang Efektif

Setelah mengetahui banyak hal tentang CRM, kini saatnya untuk Anda mengetahui apa saja strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan manajemen hubungan pelanggan pada bisnis Anda.

Berikut adalah strategi manajemen hubungan pelanggan yang dapat memaksimalkan bisnis Anda:

1. Menggunakan otomatisasi untuk meningkatkan keuntungan

Strategi Manajemen Hubungan Pelanggan - automation

Strategi manajemen hubungan pelanggan yang pertama adalah dengan menggunakan otomatisasi untuk meningkatkan keuntungan bisnis. Anda dapat memanfaatkan sistem CRM untuk mengambil alih pekerjaan adminstratif yang berulang dan tidak efektif.

Dengan demikian, Anda dapat lebih fokus pada pekerjaan dan hal lain yang lebih penting dan menguntungkan untuk bisnis Anda.

2. Memeriksa database pelanggan secara berkala

Strategi Manajemen Hubungan Pelanggan - database

Database tentu akan menyimpan banyak data yang berharga terkait pelanggan dan bisnis Anda. Namun, apakah Anda yakin bahwa semua data tersebut masih relevan dengan bisnis Anda?

Untuk itu, Anda perlu membersihkan dan mengaudit datbase Anda secara berkala, sehingga Anda juga dapat menyisihkan lebih banyak ruang kosong untuk data-data baru yang lebih relevan.

3. Memanfaatkan wawasan untuk mendorong konversi

Strategi Manajemen Hubungan Pelanggan - conversion

Wawasan dan perspektif holistik terkait pelanggan yang Anda peroleh dari sistem CRM harus Anda manfaatkan dengan sebaik mungkin. Namun, bagaimana caranya?

Anda dapat mulai dengan menemui mereka di tempat mereka berada dengan membuat konten yang relevan dan mereka sukai.

4. Menciptakan komunikasi yang lebih personal

Komunikasi personal

Tahukah Anda kalau ternyata 72% pelanggan ternyata hanya terlibat dengan bisnis yang melakukan personalisasi?

Hal ini menunjukkan seberapa pentingnya melakukan komunikasi yang dipersonalisasi terhadap setiap pelanggan. Anda dapat menyampaikan pesan yang disesuaikan untuk setiap pelanggan untuk meningkatkan hubungan pelanggan yang lebih kuat.

5. Membangun dasbor analitik dan pelaporan khusus

Analitik

Alih-alih menghabiskan waktu berjam-jam menyusun laporan, Anda dapat memanfaatkan dasbor CRM untuk melakukan semua pekerjaan berat Anda secara mudah.

Sistem CRM mampu membuat dasbor pelaporan khusus yang tidak hanya akan mempercepat dan mempermudah pembuatan data, tetapi juga membuat data lebih mudah diakses dan transparan bagi semua pihak terkait.

Semakin sedikit waktu yang dihabiskan tim Anda untuk mengumpulkan data, maka semakin banyak waktu yang dapat mereka habiskan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Baca Juga: Bagaimana CRM Dapat Meningkatkan Kepuasan Pelanggan?


Implementasikan Managemen Hubungan Pelanggan Terbaik Pada Perusahaan Anda Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwasanya CRM atau manajemen hubungan pelanggan adalah kegiatan untuk mengelola komunikasi dan interaksi antara bisnis dan pelanggan, guna memperoleh hubungan yang lebih baik. Di mana dalam penerapannya, Anda dapat memaksimalkan implementasi manajemen hubungan pelanggan Anda dengan sistem CRM terbaik.

Mekari Qontak menyediakan sistem CRM terbaik di Indonesia yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih pendukung bisnis Anda. Selain itu, sistem CRM Qontak juga dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi pendukung bisnis, seperti Omnichannel dan WhatsApp API. Sehingga, dapat memaksimalkan dan mempercepat bisnis Anda.

Sementara itu, Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan terkemuka untuk membantu mengelola bisnisnya secara efisien dan efektif. Jadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di bawah ini:

Ini Dia Cara Mengunci WhatsApp di Android dan iOS, Dijamin Aman!

Setiap orang tentu memiliki privasinya masing-masing, begitu juga dalam hal bertukar pesan dengan orang lain. Hal ini ternyata dimengerti oleh WhatsApp dan difasilitasi dengan pengaturan yang dapat mengunci aplikasi WhatsApp Anda ketika tidak digunakan. Namun, bagaimana cara mengunci WhatsApp agar chat tetap aman?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak pembahasan tentang cara mengunci WA di perangkat Android dan iOS berikut ini!

Image CTA cara mengunci WhatsApp


Fitur Touch ID atau Face ID di WhatsApp

Sebagai penyedia aplikasi chatting terkemuka di dunia, WhatsApp memberikan fitur pengamanan tambahan penggunanya, yaitu berupa Screen Lock yang dapat diakses menggunakan Touch ID atau Face ID.

Fitur ini dapat membantu penggunanya untuk melindungi privasi percakapan mereka dengan keamanan yang lebih ekstra. Ini karena saat diaktifkan, WhatsApp hanya dapat terbuka dengan Touch ID atau Face ID yang telah terdaftar saja.

Meskipun aplikasi WhatsApp terkunci dengan Screen Lock, namun pengguna dapat tetap membalas pesan yang masuk dari notifikasi WhatsApp dan menjawab panggilan ketika aplikasi WhatsApp terkunci.

Baca Juga: Cara Membuat Pesan Balas Cepat WhatsApp, Dijamin Berhasil!


Cara Mengunci WhatsApp yang Aman

Setelah mengenal fitur Screen Lock WhatsApp, kini saatnya untuk Anda mengetahui bagaimana cara mengunci WhatsApp yang aman menggunakan Touch ID dan Face ID.

Cara mengunci WA sebenarnya cukup mudah, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah di bawah ini, yang disesuaikan dengan jenis handphone Anda.

Namun sebelum itu, Anda perlu memastikan bahwa pengaturan Touch ID atau Face ID pada perangkat Anda sudah diaktifkan dengan baik.

Berikut adalah cara mengunci WhatsApp dengan sidik jari dan identitas wajah:

Cara Mengunci WhatsApp di iOS

  1. Buka aplikasi WhatsApp dan pilih menu ‘Settings’
  2. Pilih menu Account > Privacy
  3. Ketuk ‘Screen Lock’
  4. Nyalakan toggle hingga berwarna hijau
  5. Pilih berapa lama waktu yang diinginkan hingga aplikasi WhatsApp terkunci secara otomatis

Cara Mengunci WhatsApp di iOS

Cara Mengunci WhatsApp di Android

  1. Buka aplikasi WhatsApp dan pilih menu ‘Settings’ atau tanda titik tiga yang ada di bagian atas kanan layar Anda
  2. Pilih menu Account > Privacy
  3. Ketuk ‘Fingerprint Lock’
  4. Nyalakan toggle hingga berwarna hijau
  5. Pilih berapa lama waktu yang diinginkan hingga aplikasi WhatsApp terkunci secara otomatis

Cara Mengunci WhatsApp di di Android


Bagaimana Cara Menonaktifkan Touch ID atau Face ID di WhatsApp?

Jika Anda merasa sudah tidak membutuhkan fitur Touch ID atau Face ID pada aplikasi WhatsApp Anda, maka Anda dapat mematikan atau menonaktifkannya.

Cara menonaktifkan Touch ID atau Face ID ini sebenarnya cukup mudah, Anda hanya perlu mengikuti cara mengunci WA di atas.

Kemudian pada menu ‘Screen Lock’ atau ‘Fingerprint Lock’ dan matikan toggle sampai tidak berwarna hijau kembali.

Baca Juga: Menilik Cara Mendapatkan Centang Biru WhatsApp


Aplikasikan Cara Mengunci WA di Perangkat Anda Sekarang!

WhatsApp API Qontak by Mekari

Itu dia cara mengunci WhatsApp di iPhone dan Android yang dapat Anda coba pada perangkat Anda. Bagaimana, sangat mudah bukan?

Cara mengunci WA di atas sangat cocok untuk meningkatkan keamanan di akun WhatsApp personal. Namun, apabila Anda menggunakan WhatsApp Business maka cara tersebut tidak dapat diterapkan.

Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena Anda dapat menggunakan WhatsApp API yang sudah dijamin keamanannya, seperti WhatsApp API dari Mekari Qontak yang sudah terjamin dengan Sertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Tidak hanya itu saja, Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk menangani komunikasi dan hubungan pelanggan. Jadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis di bawah ini:

Memahami-Berbagai-Jenis-dan-Fungsi-Aplikasi-Enterprise

Penggunaan aplikasi Enterprise dapat membantu perusahaan menyelesaikan banyak pekerjaan dengan mudah. Selain itu, aplikasi ini juga dapat memberikan banyak manfaat yang menguntungkan untuk perusahaan. Untuk itu, Anda perlu mempelajari karakteristik aplikasi enterprise dan mengenali berbagai jenis aplikasi enterprise yang dapat bermanfaat untuk perusahaan Anda.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan aplikasi enterprise di bawah ini!

Image CTA for aplikasi enterprise


Apa Itu Aplikasi Enterprise?

Software enterprise atau yang dikenal Aplikasi Enterprise adalah perangkat lunak yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan organisasi daripada individu. Ini termasuk organisasi bisnis, sekolah, kelompok, pemerintah, dan masih banyak lagi.

Enterprise software adalah bagian penting dari sistem informasi, karena dapat menangani sebagian operasi dalam suatu organisasi untuk meningkatkan tugas pelaporan bisnis dan manajemen.

Di mana dalam penerapannya, sistem software enterprise harus mampu memproses informasi dengan kecepatan yang relatif tinggi dan dapat digunakan di berbagai jaringan yang berbeda.

Adapun tujuan penggunaannya adalah untuk menurunkan biaya perusahaan dan membuat pekerjaan jadi lebih efektif dan produktif.

Artikel Terkait: 5 Software Perusahaan yang Wajib Dimiliki oleh Sebuah Bisnis


Apa Manfaat Aplikasi Enterprise untuk Perusahaan?

Aplikasi enterprise memiliki beberapa manfaat yang menguntungkan bagi perusahaan yang menggunakannya, di antaranya adalah sebagai berikut:

– Meningkatkan produktivitas perusahaan

Salah satu karakteristik software enterprise adalah dapat menangani pekerjaan pencatatan, baik itu data penjualan, persediaan barang, dan pencatatan lainnya secara otomatis.

Hal tersebut memudahkan tugas tim bisnis karena aplikasi ini dapat bekerja secara real-time, efisien, dan akurat walaupun dengan beban kerja yang banyak sekalipun. Pada akhirnya produktivitas perusahaan dapat meningkat.

– Pengelolaan bisnis menjadi lebih mudah

Berbagai data informasi terkait proses bisnis Anda dapat saling terintegrasi. Data tersebut dapat diakses secara mudah dan berada dalam satu platform. Dengan adanya data yang mudah diakses, akurat dan transparan, maka bisnis dapat dikelola dengan lebih mudah dan efisien.

Mengontrol keuangan perusahaan dengan lebih baik (Efisiensi biaya operasional bisnis)

Semua data keuangan Anda akan terintegrasi dalam sebuah sistem terpusat. Anda dapat memantau kondisi keuangan perusahaan dan mengendalikan penggunaan alokasi dana sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Pengelolaan biaya operasional yang salah dapat menimbulkan dampak buruk bagi perusahaan, maka dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat mengontrol keuangan perusahaan.

Dengan aplikasi ini, Anda dapat mengukur kebutuhan perusahaan di masa yang akan datang, baik terkait kebutuhan produksi, alat-alat produksi, maupun sumber daya manusia. Informasi tersebut sangat penting bagi perusahaan terutama saat melakukan perencanaan dan pengendalian terkait biaya operasional bisnis.


Jenis – Jenis Aplikasi Enterprise yang Dibutuhkan Perusahaan

Berikut ini merupakan berbagai macam jenis aplikasi enterprise yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Apa Anda salah satunya?

1. Enterprise Resource Planning (ERP)

ERP software adalah salah satu jenis enterprise software yang cukup umum digunakan pada bisnis atau perusahaan. Aplikasi ini mengelola berbagai perencanaan sumber daya dalam perusahaan, seperti: perencanaan produk, pembelian bahan, kontrol inventaris, keuangan, manajemen SDM, dan lain sebagainya.

2. Enterprise Content Management

Sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi untuk mengelola konten yang dimiliki oleh perusahaan. Konten yang dimaksud di sini adalah seperti dokumen, gambar, video, dan pesan email.

Konten-konten tersebut dapat didistribusikan sebagai konten web, manajemen dokumen, kolaborasi antara rekan kerja, dan lain sebagainya.

3. Supply Chain Management

Aplikasi manajemen ini bertugas untuk mengelola kegiatan rantai pasokan pada perusahaan sehingga dapat dijalankan dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan yang dijalankan seputar: proses produksi, hal-hal logistik, dan sistem informasi untuk mengkoordinasikan kegiatan.

4. Customer Relationship Management

Aplikasi CRM (Customer Relationship Management) merupakan salah satu contoh software enterprise yang sudah cukup banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan dari berbagai skala.

Ada banyak manfaat yang ditawarkan oleh berbagai fitur yang dimilikinya, mencakup pengelolaan penjualan, pemasaran, dan aspek interaksi lainnya antara perusahaan dan pelanggan.

Salah satu karakteristik CRM adalah menyimpan dan mengelola informasi tentang pelanggan. Informasi tersebut berkaitan dengan kontak, sales lead, pelanggan, riwayat penjualan, permintaan layanan, dan lainnya.

Selain itu, CRM application juga dapat melacak komunikasi melalui email, chat, web, media sosial, dan saluran pemasaran lainnya.

5. Business Intelligence

Busines intelligence tool adalah jenis software enterprise berikutnya yang banyak digunakan oleh perusahaan. Alat ini dapat menangani sejumlah besar data terstruktur dan terkadang tidak terstruktur untuk membantu mengidentifikasi, mengembangkan, dan menciptakan peluang bisnis strategis baru.


Seperti Apa Contoh Penerapan Aplikasi Enterprise pada Perusahaan?

Enterprise software dapat digunakan untuk memudahkan berbagai kebutuhan perusahaan. Berikut ini merupakan beberapa contoh penerapan enterprise software pada perusahaan:

– Accounting

Aplikasi ini berfungsi untuk mengelola arus kas keluar dan masuk pada perusahaan cukup dengan beberapa kali klik saja.

Berbagai macam transaksi akuntansi yang dimaksud adalah seperti: neraca, pengeluaran, rekonsiliasi bank, buku besar, manajemen pajak, penganggaran, dan lain sebagainya. Jurnal sebagai aplikasi akuntansi dapat membantu Anda melakukan pembukuan dengan mudah.

Customer Relationship Management

Contoh aplikasi enterprise lainnya adalah CRM (Customer Relationship Management). Aplikasi CRM membantu meningkatkan sales dengan memaksimalkan kinerja customer service sehingga hubungan pelanggan menjadi lebih baik.

Selain itu, melalui aplikasi ini perusahaan dapat mengelola dan melacak berbagai informasi seperti riwayat panggilan, komunikasi, data transaksi, pertemuan, durasi kontrak, dan lain sebagainya. Salah satu penyedia aplikasi CRM terbaik di Indonesia adalah Mekari Qontak.

Human Resource Management

Aplikasi ini membantu meningkatkan efisiensi departemen SDM dalam perusahaan, seperti mengelola informasi karyawan misalnya penilaian kinerja, keterampilan, deskripsi pekerjaan, cuti, kehadiran, dan lain sebagainya. Manajemen penggajian juga merupakan salah satu hal penting yang dapat dikelola oleh aplikasi ini.

Tak hanya berfungsi untuk mengelola gaji karyawan, namun aplikasi ini juga dapat mengelola pengembalian biaya, biaya perjalanan, dan lain sebagainya. Aplikasi human resource management dapat didapatkan di Talenta.

Sales

Penawaran, pertanyaan penjualan, faktur, dan sales order dapat dikelola menggunakan aplikasi sales. Integrasi aplikasi sales dan CRM dapat mempercepat siklus penjualan sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih besar untuk perusahaan.

Inventory

Selain mengelola pemasaran dan penjualan, sebuah perusahaan juga harus mampu melacak dan mengelola barang inventaris perusahaan. Kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi inventaris. Aplikasi ini juga dapat memantau tingkat persediaan, melakukan forecasting, menjadwalkan restock barang, dan membuat laporan inventaris.

Purchasing

Aplikasi ini berperan dalam pengadaan barang, termasuk daftar pemasok, analisis permintaan dan penawaran, goods receipts notes, purchase order, dan pembaharuan stok.

Manufacturing

Aplikasi terakhir ini berfungsi untuk meningkatkan efisiensi proses produksi dalam suatu perusahaan mulai dari perencanaan produk, pemantauan produksi harian, material routing, dan bills of materials.


Dapatkan Aplikasi Enterprise Terbaik untuk Perusahaan Anda Sekarang!

Omnichannel CRM Qontak by Mekari

Di antara berbagai jenis aplikasi enterprise yang tersedia, yang biasanya paling dibutuhkan adalah aplikasi CRM. Hal itu dikarenakan aplikasi CRM merupakan solusi end-to-end bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta profitabilitas pada perusahaan.

Selain itu, aplikasi CRM didukung fitur lengkap yang membantu bisnis untuk mengelola berbagai proses bisnis seperti marketing, sales, orders, hingga support seperti yang dimiliki oleh Mekari Qontak. Mekari Qontak merupakan penyedia aplikasi CRM terbaik yang memenuhi berbagai karakteristik yang wajib dimiliki oleh sebuah aplikasi enterprise.

Selain itu, sistem CRM Mekari Qontak memiliki basis Omnichannel sehingga dapat mengintegrasi banyak saluran bisnis dan mengelolanya dalam satu dashboard. Dapat dikatakan bahwa CRM Omnichannel milik Mekari Qontak merupakan salah satu contoh aplikasi terbaik karena memiliki karakteristik aplikasi enterprise yang lengkap.

Jadi tunggu apa lagi?

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis dibawah ini: