Qontak WhatsApp

15 Cara Follow Up Customer sampai Close Deal!

Cara-Follow-Up-Customer-yang-Tepat

Teknik Follow Up Customer yang Efektif Tingkatkan Closing Penjualan

Follow up customer adalah bagian dari tugas tim sales untuk menjaga pelanggan agar tidak berpindah ke kompetitor.

Menindaklanjuti pelanggan tidak hanya tentang membantu bisnis untuk mempertahankan pelanggan, tetapi juga dapat memberikan layanan pelanggan yang berkualitas.

Lalu, bagaimana cara follow up customer yang baik? Pada dasarnya ada dua cara follow up customer, yakni sebelum pelanggan membeli atau sesudahnya.

Selain itu, cara follow up customer juga dapat dibagi berdasarkan media yang digunakan, misalnya seperti WhatsApp, email, atau telepon.

Lalu bagaimana sebenarnya cara follow up customer yang baik? Apa saja kata-kata yang bisa populer untuk membujuk mereka close deal? Untuk mengetahuinya, yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!

Cara follow up customer yang efektif:

  1. Lakukan follow up atas segala hal
  2. Gunakan auto responder untuk melakukan follow up
  3. Jangan terlalu lama menunggu, namun juga jangan seperti menagih utang
  4. Maksimalkan penggunaan auto responder
  5. Buat jadwal dari jauh hari
  6. Sampaikan tujuan Anda
  7. Bujuk dengan Demo Gratis
  8. Kurangi basa-basi
  9. Ucapkan terima kasih
  10. Mintalah feedback pelanggan
  11. Pastikan tidak ada keluhan
  12. Beri tahu pelanggan tentang fitur baru
  13. Keep in touch
  14. Kirimi newslatter yang mungkin bermanfaat
  15. Berikan tawaran spesial

Aplikasi Customer Service Mekari Qontak


Apa Pentingnya Follow Up Customer untuk Bisnis?

Berikut adalah beberapa alasan penting mengapa follow up customer sangat penting bagi bisnis:

1. Memenuhi harapan pelanggan

Follow up pelanggan secara berkala, seperti pertanyaan tentang layanan atau bantuan, dapat membantu pelanggan memenuhi harapan mereka setelah melakukan transaksian pembelian dengan bisnis Anda.

Hal ini juga memberi mereka lebih banyak alasan untuk mendapatkan produk Anda. Ingat, pelanggan yang puas adalah sumber terbaik untuk mempromosikan bisnis Anda dan mendapatkan pelanggan baru!

2. Menghargai pelanggan

Mengirim email kepada pelanggan setelah melayani mereka secara langsung atau menyelesaikan masalah mereka melalui telepon akan membuat mereka merasa penting, dan memberi tahu mereka bahwa Anda menghargai mereka.

Mengingat, pelanggan Anda mungkin melakukan sedikit upaya ekstra untuk berinteraksi, berkomunikasi, atau melakukan transaksi pembelian atas produk atau layanan Anda.

3. Meningkatkan pengalaman pelanggan

Pelanggan tidak akan menilai bisnis Anda hanya dari satu pengalaman saja, tetapi ini hanya berdasarkan akumulasi pengalaman mereka saat berinteraksi dengan bisnis Anda.

Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan tindak lanjut pelanggan guna memastikan bahwa setiap pelanggan memiliki pengalaman yang menyenangkan dan positif dengan bisnis Anda.

4. Membangun hubungan pelanggan yang lebih kuat

Menindaklanjuti pelanggan, baik melalui telepon, email, atau sarana lainnya, akan membantu Anda untuk membina hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.

Ketika mereka merasa dihargai dan Anda berkomitmen untuk mempertahankan bisnis dengan mereka, maka mereka akan lebih cenderung setia pada merek Anda.

5. Meningkatkan customer retention

Retensi pelanggan sangat penting untuk bisnis apa pun karena membantu meningkatkan profitabilitas bisnis dalam beberapa cara yang mungkin tidak Anda sadari.

Ketika pelanggan tidak senang, mereka cenderung beralih ke kompetitor tanpa berbicara dengan departemen layanan pelanggan Anda.

Jika hal ini terjadi, maka akan sulit bagi Anda untuk mengidentifikasi hal apa saja yang perlu diperbaiki guna mempertahankan pelanggan.

Oleh karena itu,untuk mengetahui apa yang pelanggan Anda rasakan. Sehingga, Anda dapat mempertahankan mereka dan bahkan menjadikannya pelanggan yang loyal.

6. Membuka peluang penjualan

Dengan melakukan follow up customer berarti Anda menjaga agar tetap terhubung dengan pelanggan. Ini bisa menjadi cara yang efektif untuk membuka peluang penjualan baru.

Biasanya, seorang perwakilan dapat bertanya kepada pelanggan bagaimana layanan atau produk mereka bekerja, dan menyarankan item tambahan yang dapat membuat pengalaman mereka menjadi lebih baik.

Baca Juga: Cara Menjadi Customer Service yang Baik dan Andal


Bagaimana Cara Follow Up Customer Sebelum Melakukan Pembelian?

Cara Follow Up Customer Sebelum Melakukan Pembelian

Seorang saleperson harus berinisiatif melakukan follow up untuk mengubah prospek menjadi pelanggan. Beberapa cara follow up customer yang belum melakukan pembelian adalah sebagai berikut:

1. Lakukan follow up atas segala hal

Tanpa adanya follow up, maka Anda tengah mensabotase bisnis Anda sendiri. Kerugian bernilai jutaan dan kemungkinan networking yang tanpa batas dapat hilang begitu saja tanpa adanya follow-up.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan follow-up atas segala upaya pemasaran dan penjualan yang telah Anda lakukan.

2. Gunakan auto responder untuk melakukan follow up

Keluarkan sedikit dana yang Anda miliki untuk diinvestasikan ke platform penyedia jasa auto responder yang paling memenuhi kebutuhan Anda.

Dengan memiliki akun berbayar di berbagai auto responder yang tersedia, Anda tidak perlu repot melakukan menindaklanjuti satu persatu dan dapat dijadwalkan jauh hari sebelumnya.

Auto responder ini biasanya juga dilengkapi dengan adanya pengingat dan penyimpan data serta email dari para subscriber.

Selalu ingat bahwa setiap orang punya kesibukannya masing-masing dan dapat melupakan Anda dengan mudah.

Karenanya, jangan pernah tunda follow-up. Semakin cepat Anda melakukannya, maka semakin mudah Anda diingat.

Walaupun begitu, jangan melakukan follow-up setiap hari pada klien yang sama karena akan membuat klien risih. Berikan jeda sekiranya 2 hari, atau mungkin berikan waktu seminggu paling lambat.

4. Maksimalkan penggunaan auto responder

Jika Anda sudah menggunakan tools auto responder, Anda harus menggunakannya semaksimal mungkin.

Ciptakan berbagai kampanye berbeda yang ditujukan untuk customer dan kontak yang berbeda-beda. Selain itu, ciptakan juga seri follow-up yang beragam.

Ini termasuk melakukan upsell ke produk Anda dengan iming-iming produk gratisan yang berguna bagi mereka, berikan voucher gratis dan banyak lainnya.

5. Buat jadwal jauh hari

Kadang, menyediakan waktu untuk melakukan menindaklanjuti pelanggan dapat menjadi tantangan tersendiri.

Solusi yang tepat adalah dengan mempersiapkan materi follow-up jauh-jauh hari, sehingga Anda tinggal melakukan scheduling secara lebih cepat dan efisien.

Materi ini dapat berupa email, kartu bertulisan tangan berisi ucapan terima kasih dan banyak lainnya. Lebih baik lagi jika Anda melakukannya sebelum Anda tahu untuk siapa nantinya materi tersebut.

Sesudahnya, Anda tinggal menyesuaikan nama-nama orang tersebut. Lakukan hal ini jika Anda tidak menggunakan auto responder.

6. Sampaikan tujuan Anda

Jangan berikan pesan kosong, pastikan dulu tujuan Anda melakukan follow-up.

Misalnya Anda ingin menanyakan informasi keputusan klien, meminta meeting, mengucapkan terima kasih atau hanya menanyakan apakah klien mengalami masalh dengan produk.

7. Bujuk dengan Demo Gratis

Bujuk customer untuk melakukan berinteraksi dengan demo atau konsultasi gratis daripada Anda langsung menjual produk.

Berikan pengalaman pelanggan yang berkesan selama mereka mencoba produk Anda. Hal ini akan mendorong pelanggan untuk membeli produk Anda saat mereka puas dengan pelayanan Anda.

8. Kurangi basa-basi

Pesan follow-up yang Anda berikan sebaiknya singkat padat jelas karena klien atau pelanggan punya kesibukan masing-masing. Ucapkan salam terlebih dahul, lalu utarakan tujuan Anda.

Bila Anda melakukan follow-up melalui telepon, pastikan nada Anda juga sopan dan halus. Tujuan follow-up yaitu menjaga hubungan dengan pelanggan.


Bagaimana Cara Follow Up Customer Sesudah Membeli Produk?

Cara Follow Up Customer Sesudah Membeli Produk

Pelanggan yang telah melakukan pembelian tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Anda perlu menjagannya agar mau melakukan repeat order atau membeli produk Anda kembali.

Bahkan beberapa marketer mengungkapkan, menjaga pelanggan yang sudah ada dapat menghemat biaya pemasaran dibandingkan pelanggan baruk.

Ikuti cara follow-up customer berikut jika Anda ingin menjalin hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada:

9. Ucapkan terima kasih

Setiap kali pelanggan membeli produk Anda, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih.

Apabila pembelian dilakukan secara online, Anda dapat mengirimkan ucapan terima kasih langsung dari platform yang mereka gunakan atau email. Meski terkesan remeh, ucapan ini akan membuat pelanggan merasa berharga.

10. Mintalah feedback pelanggan

Metode tindak lanjut umum lainnya adalah meminta pelanggan untuk menilai transaksi penjualan dalam formulir umpan balik.

Anda dapat mengirimkan survei kepada pelanggan Anda dengan beberapa pertanyaan dan pilihan atau memberi mereka formulir yang lebih terbuka untuk diisi.

Meminta feedback pelanggan tidak hanya membantu melanjutkan kontak dengan pelanggan Anda, tetapi juga dapat memberi Anda ide untuk meningkatkan transaksi di masa mendatang.

11. Pastikan tidak ada keluhan

Sebelum Anda mengakhir interaksi dengan pelanggan, tanyakan apakah mereka memiliki keluhan atas layanan maupun produk Anda. Jika iya, dengarkan keluhan tersebut dan berikan solusi terbaik.

Namun, apabila pelanggan belum menemukan keluhan, informasikkan mereka untuk segera menghubungi Anda. Hal ini akan meninggalkan kesan positif di mata pelanggan.

12. Beri tahu pelanggan tentang fitur baru

Dukungan proaktif membantu pelanggan mendapatkan hasil maksimal dari produk atau layanan Anda.

Mengirim pesan berkala yang memberitahukan fitur-fitur terbaru produk adalah cara yang bagus untuk menindaklanjuti. Hal ini terutama jika Anda baru saja merilis fitur yang mereka minta sebelumnya.

13. Keep in touch

Jangan menindaklanjuti pelanggan baru saja. Tapi Anda juga harus menghubungi pelanggan yang sudah lama berinteraksi dengan bisnis.

Cobalah untuk mengirimkan pesan yang berisi informasi produk Anda dalam bentuk konten, panduan, atau bahkan informasi webinar jika ada.

Hal ini untuk mengingatkan kembali pelanggan untuk tetap loyal terhadap brand Anda.

14. Kirimi newslatter yang mungkin bermanfaat

Basis pengetahuan Anda penuh dengan informasi berguna tentang cara mendapatkan hasil maksimal dari produk Anda.

Jika pelanggan telah menyatakan keprihatinan atau minat untuk menggunakan beberapa bagian dari produk Anda, kirimkan artikel atau informasi yang akan membantu mereka menggunakannya.

Anda juga dapat secara otomatis memicu pesan untuk dikirim ke pelanggan pada saat yang tepat ketika mereka membutuhkan bantuan saat Anda menggunakan produk atau menjelajahi situs web Anda.

15. Berikan tawaran spesial

Beri penawan khusun untuk pelanggan setia Anda. Misalnya potongan harga, atau produk gratis.

Anda juga bisa menawarkan program referral marketing. Sehingga mereka tertarik untuk aktif merekomendasikan produk Anda ke orang lain dengan harapan bisa mendapatkan diskon lebih besar.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Affiliate Marketing dan Strateginya


Teknik Follow Up melalui WhatsApp

Selain melakukan beberapa cara follow up di atas, Anda juga dapat melakukan follow up di WhatsApp untuk memeroleh respons langsung dari pelanggan Anda.

Lalu, apa saja yang perlu dilakukan untuk melakukan follow up di WhatsApp?

Teknik follow-up di WhatsApp sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara menindaklanjuti pelanggan yang telah dijelaskan sebelumnya.

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Mengucapkan salam

Teknik yang pertama dan tidak boleh Anda lewatkan adalah mengucapkan salam. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda menghargai calon pelanggan atau pelanggan.

Selain itu, Anda juga dapat menambahkan dengan menanyakan bagaimana kabar pelanggan Anda.

2. Perhatikan pertanyaan

Saat ingin melakukan tindak lanjut, Anda mungkin akan bertanya dengan mengajukan pertanyaan seperti “Apakah bapak/ibu jadi produk kami?”. Itu bukan pertanyaan yang salah, namun akan lebih baik jika dihindari.

Sebaiknya, Anda mengajukan pertanyaan dengan asumsi bahwa mereka akan membeli produk Anda. Misalnya seperti “Halo bapak/ibu, untuk produk A ingin dikirim kapan? Apakah ingin dikirim hari ini atau besok?”.

3. Menanyakan apakah pelanggan mengalami masalah

Beberapa pelanggan mungkin mengalami masalah ketika ingin melakukan transaksi pembelian. Oleh sebab itu, Anda perlu menanyakan masalah yang dialami oleh pelanggan Anda.

Kemudian, tawarkan solusi terbaik untuk permasalahan tersebut. Sehingga, mereka tetap dapat melanjutkan transaksi hingga tahap closing.

4. Ucapkan magic word

Teknik terakhir yang tidak kalah penting adalah mengucapkan magic word, ini mencakup ucapan salam penutup dan kata-kata manis yang dapat menyenangkan hati pelanggan.

Misalnya seperti “Terima kasih atas waktunya, kami harap hari bapak/ibu menyenangkan!”


Cara Follow Up melalui Email

Selain melakukan follow up customer di WhatsApp, Anda juga dapat melakukan follow-up di email. Berikut adalah cara follow up melalui email:

1. Buat subjek yang eye-catching

Cara follow-up customer di email yang pertama adalah dengan membuat subjek yang eye-catching atau menarik. Mengingat, dibuka atau tidaknya email Anda akan bergantung dari subjek yang Anda tulis.

Misalnya seperti “Produk A yang Berada di Keranjang Anda Sekarang Sedang Diskon!”.

2. Pastikan email telah mencakup semua informasi yang dibutuhkan

Selain membuat subjek yang menarik, Anda juga perlu memastikan bahwa email yang Anda kirimkan telah mencakup semua detail dan informasi yang dibutuhkan.

Misalnya seperti produk apa saja yang ada di keranjang dan harus ditindak lanjuti, berapa harga produk dan penawaran yang bisa didapatkan, serta bagaimana cara menyelesaikan transaksi penjualan.


Teknik Follow Up melalui Telepon

Berikut adalah cara follow-up melalui telepon:

1. Tentukan waktu yang tepat

Sebelum menelepon pelanggan, Anda perlu menentukan waktu yang tepat, sehingga memiliki kemungkinan di angkat yang lebih tinggi, seperti jam makan siang.

2. Perkenalkan diri dengan sopan

Setelah itu, lanjutkan dengan memperkenalkan diri Anda dengan sopan. Anda tidak memperkenalkan secara detail, cukup perkenalkan diri secara singkat saja.

Misalnya “Selamat pagi bapak/ibu, perkenalkan saya xxx dari perusahaan A, ingin menanyakan …”

3. Ajukan pertanyaan follow-up

Kemudian lanjutkan dengan mengajukan pertanyaan follow-up untuk menyelesaikan closing deal.

4. Perhatikan durasi berbicara

Teknik follow-up customer di telepon yang terakhir adalah perhatikan durasi berbicara. Mengingat, tidak semua orang memiliki waktu untuk menjawab telepon Anda.


Contoh Kalimat yang Biasa digunakan untuk Follow Up Customer

Kunci sukses follow up customer menghasilkan penjualan terletak pada kata-kata rayuan salesman.

Bagaimana dari kata-kata tersebut, seorang sales mampu meyakinkan pelanggan untuk membeli produk Anda.

Oleh karena itu, Kami merangkum kalimat yang sering digunakan sales untuk meyakinkan pelanggan seperti berikut:

  • Kalimat sapaan dengan menanyakan kabar seperti: “Selamat siang pak Heru, Bagaimana kabarnya?”
  • Menunjukan kepedulian: “Bagaimana Bisnis Bapak? Apakah berjalan baik?”
  • Mendoakan yang terbaik: “Semoga Bapak dan keluarga selalu sehat dan bisnis Bapak makin sukses”
  • Tanyakan produk yang belum sempat dibeli: “Sebelumnya pertanya pertanya tentang produk kami, Apakah Anda masih berminat atau mau ganti produk yang lain?”
  • Pastikan kapan ingin membelinya: “Oh jadi masih pada pilihan yang sama seperti kemarin ya? sekiranya bapak mau transfer kapan? Hari ini apa besok?”
  • Meyakinkan untuk membeli lebih dari satu produk: “Baik pak Heru, kebetulan sedang ada promo spesial bundling apabila Anda membeli paket, pak Heru akan mendapat potongan 50%. Apakah mau sekalian Pak?”
  • Sampaikan kata pengingat: “Baik Pak, pesanan akan segera kami proses, jangan lupa untuk konfirmasi apabila sudah melakukan transfer ya”
  • Ucapkan terimakasih: “Terimakasih pak Heru sudah membeli produk kami, terimakasih juga atas konfirmasi dan waktunya, selamat beraktivitas kembali”

Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!


Follow Up Customer Anda Lebih Mudah Bersama dengan Mekari Qontak!

Follow Up Customer dengan Aplikasi Customer Service Mekari Qontak

Follow up customer menjadi solusi untuk bisnis melakukan penjualan. Pasalnya salesman follow up mampu meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, salesman harus melakukan follow up customer, baik sebelum atau sesudah membeli produk.

Banyak media yang bisa digunakan untuk follow up customer seperti sistem customer service atau call center yang efektif. Namun, semua aktivitas follow up tersebut akan lebih mudah apabila Anda menggunakan aplikasi customer service  dari Mekari Qontak.

Aplikasi customer service Mekari Qontak memiliki berbagai fitur canggih yang dapat membantu Anda untuk melakukan follow up customer secara mudah. Seperti notifikasi pintar, chatbot AI, dan fitur personalisasi pelanggan yang memudahkan Anda mengetahui minat mereka untuk menentukan strategi follow up yang lebih baik.

Mekari Qontak telah dipercaya lebih dari 3000+ perusahaan untuk membantu mengelola pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan mereka. Tidak hanya itu saja, MekariQontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, coba demo gratis Aplikasi Customer Service CRM Omnichannel Mekari Qontak dan dapatkan FREE TRIAL selama 14 hari!

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form coba gratis dibawah ini:

You may also like

By