Qontak WhatsApp

Pengertian, Fungsi, Contoh dan Cara Membuat Buyer Persona

Panduan-Lengkap-Cara-Membuat-Buyer-Persona

Pelajari Cara Membuat Buyer Persona dengan Mudah Untuk Bisnis Anda!

Di era pesaingan bisnis ketat seperti saat ini, bisnis harus bisa memenangkan pasar untuk bertahan. Untuk mencapai hal tersebut, tidak hanya terbatas pada aktivitas marketing saja. Namun, bisnis juga harus memahami pelanggan target pelanggan mereka secara detail dengan menciptakan buyer pesona. Lalu bagaimana cara membuat buyer persona yang tepat untuk bisnis?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut kami jabarkan informasi lengkap tentang pengertian, contoh, dan cara membuat buyer persona yang perlu Anda ketahui!

Pelajari-Semua-Tentang-Buyer-Persona

Apa Itu Buyer Persona?

Pengertian buyer persona adalah representasi atau gambaran dari pelanggan ideal bisnis Anda, yang didasari oleh data dan penelitian.

Dengan gambaran yang jelas tentang siapa audiens dan pelanggan Anda, Anda dapat memiliki pemahaman yang mendalam tentang persona pelanggan Anda.

Adapun tujuan dari pembuatan dari buyer persona ialah membantu Anda untuk fokus pada prospek pelanggan yang memenuhi syarat, memandu pengembangan produk agar sesuai dengan kebutuhan target pelanggan, dan menyelaraskan semua pekerjaan, mulai dari pemasaran, penjualan, hingga pelayanan.

Selain itu, buyer persona juga sangat penting untuk mendorong pembuatan konten yang efektif dan bertarget, pengembangan produk, tindak lanjut penjualan, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan retensi pelanggan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Personalized Marketing

Mengapa Anda Harus Membuat Buyer Persona?

Membuat buyer persona dapat membuat Anda tetap fokus dalam menangani prioritas pelanggan, dan bukan hanya prioritas Anda sendiri. Selain itu, ini juga dapat membantu Anda untuk membuat keputusan tentang strategi pemasaran sosial atau strategi pemasaran bisnis Anda secara keseluruhan.

Dengan menentukan buyer persona, Anda dapat memenuhi tujuan pelanggan Anda, membangun ikatan nyata, menciptakan loyalitas, dan membangun kepercayaan merek dengan bisnis Anda.

Pada akhirnya, buyer persona memberikan banyak manfaat yang dapat meningkatkan strategi pemasaran dan proses penjualan bisnis Anda.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara membuat buyer persona dan menerapkan informasi yang diperoleh dari persona pelanggan untuk strategi bisnis Anda.

Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!

Apa Fungsi Membuat Buyer Persona?

Sebelum Anda mengetahui cara membuat buyer persona, ada baiknya untuk mengetahui fungsinya. Berikut fungsi buyer persona:

  • Memahami target pasar Anda lebih baik
  • Mengembangkan produk sesuai dengan yang diinginkan oleh target pasar Anda
  • Membuat penawaran tepat, sehingga mendatangkan lebih banyak pelanggan
  • Membangun hubungan lebih baik dengan pelanggan untuk jangka panjang
  • Menyingkronkan nilai brand Anda sesuai dengan kebutuhan pelanggan
  • Mendapatkan insight yang lebih baik untuk menciptakan strategi pengembangan bisnis yang efektif

Bagaimana Cara Membuat Buyer Persona yang Tepat dan Efektif?

1. Melakukan Penelitian Secara Menyeluruh

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuat buyer persona ialah dengan melakukan riset secara menyeluruh. Bahkan, jika Anda merasa sudah memiliki pemahaman yang cukup baik tentang siapa sebagian besar pelanggan Anda, ada baiknya untuk mengetahui lebih banyak tentang pelanggan Anda.

Saat melakukan penelitian, Anda bisa mulai dengan mengumpulkan informasi tentang siapa yang akan membeli produk Anda, apa pekerjaan mereka, apa peran mereka di tempat kerja, berapa umurnya, apakah mereka sudah menikah atau belum, seperti apa kehidupannya, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan taktik lainnya untuk lebih memahami pelanggan Anda, seperti bertanya kepada karyawan yang menghadapi pelanggan Anda secara langsung, atau berbicara langsung dengan pelanggan Anda.

Lebih lanjut, Anda juga perlu mencari informasi tentang pelanggan seperti apa yang Anda inginkan di masa depan, bagaimana cara kompetitor Anda melihat kesuksesan, dan di mana Anda ingin perusahaan atau bisnis Anda tumbuh.

Seluruh informasi tersebut dapat membantu Anda nantinya untuk membuat buyer persona yang rinci, relevan, dan efektif untuk pemasaran bisnis Anda.

2. Identifikasi Masalah Pelanggan dan Pain Points

Apakah Anda sudah melakukan penelitian menyeluruh terkait pelanggan Anda? Jika iya, ini saatnya untuk Anda mengidentifikasi masalah yang dihadapi pelanggan Anda.

Pain points merupakan masalah khusus yang dihadapi oleh pelanggan saat ini atau calon pelanggan di pasaran. Poin ini mencakup masalah apapun yang mungkin dialami pelanggan selama customer journey mereka berlangsung.

Apa yang memotivasi pelanggan Anda? Apa yang mengarahkan keputusan mereka? Masalah apa yang coba dipecahkan oleh calon pelanggan Anda? Apa yang menahan mereka dari kesuksesan? Hambatan apa yang mereka hadapi dalam mencapai tujuan mereka?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda bisa bertanya kepada tim penjualan, customer service, atau bahkan melihat review dan komunitas di media sosial, serta melakukan analisis sentimen di media sosial.

3. Menentukan Segmentasi

Untuk membuat segmentasi persona pelanggan, Anda dapat mulai dengan mencari kesamaan dalam tujuan dan tantangan yang Anda temukan dalam penilaian Anda.

Kesamaan ini akan membantu Anda untuk mengelompokkan semua pelanggan potensial ke dalam kumpulan buyer persona yang berbeda. Setelah mengetahui kesamaan, Anda perlu memutuskan berapa banyak persona pembeli yang akan Anda tentukan.

Jika Anda baru memulai proses pemasaran dan baru mengenal buyer persona secara keseluruhan, sebaiknya Anda membuat buyer persona hanya untuk segmen pasar yang paling banyak Anda jual.

Dalam hal ini, Anda dapat menambah atau mengubah persona pelanggan saat Anda mempelajari lebih lanjut tentang strategi pemasaran Anda, dan saat Anda mengumpulkan lebih banyak data tentang calon pelanggan Anda.

Namun, apabila Anda tidak yakin harus mulai dari mana, Anda dapat mengelompokkan persona pelanggan Anda dengan dua cara, yaitu berdasarkan industri atau jabatan mereka.

4. Membuat Buyer Persona

Setelah mengumpulkan semua informasi yang dibutuhkan dan menyelesaikan penelitian, kini saatnya untuk Anda membuat buyer persona berdasarkan informasi dan data yang telah Anda peroleh.

Anda bisa mulai membuat buyer persona, dengan memilih satu persona dan mulai menulis informasi tentang persona pelanggan Anda.

Jika Anda masih merasa bingung tentang bagaimana cara untuk mulai membuat buyer persona, Anda bisa mulai dengan menjawab pertanyaan terkait profil atau informasi demografis, seperti siapa pelanggan Anda, berapa umurnya, apa pekerjaannya, di mana mereka tinggal, hobi, dan tujuan karier mereka.

5. Fokus pada Peran, Tujuan, dan Tantangan

Mencantumkan data diri pelanggan dalam buyer persona tidaklah cukup untuk menggambarkan pelanggan Anda. Ini karena Anda harus mencantumkan informasi lain yang relevan untuk tim pemasaran dan penjualan Anda ke depannya. Informasi tersebut terbagi menjadi tiga kategori, yaitu peran, tujuan, dan tantangan.

Dalam kategori peran, Anda perlu membuat gambaran tertulis lengkap tentang siapa buyer persona Anda, apa yang mereka lakukan, dan apa yang mereka inginkan.

Dari informasi tersebut, Anda dapat menarik informasi terkait ‘peran’ mereka. Ini akan relevan dengan jabatan dan peran mereka di tempat kerja, serta peran mereka di rumah.

Selanjutnya Anda perlu memahami tujuan yang diinginkan oleh buyer persona Anda. Misalnya seperti tujuan untuk naik level di perusahaan dan bahkan sebaliknya. Di mana mereka mungkin sudah memasuki usia pensiun dan bertujuan untuk melakukan pekerjaan dengan baik sampai masa pensiun mereka tiba.

Yang terakhir adalah tantangan. Dalam hal ini, Anda harus mengidentifikasi dan memahami pain points dari setiap persona pembeli. Dengan demikian, Anda dapat membantu mereka untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah tersebut.

Rekomedasi: 15 Aplikasi Pendukung Sales dan Marketing Terbaik

Contoh Buyer Persona Berdasarkan Jenis Bisnis

Untuk memudahkan Anda memahami bagaimana cara membuat buyer persona, berikut kami jabarkan beberapa contoh buyer persona yang bisa Anda jadikan acuan untuk membuat persona pelanggan bisnis Anda.

B2B Buyer Persona

B2B-Buyer-Persona

Sumber: HubSpot

B2B Buyer persona di atas dibuat untuk seseorang yang bekerja di HR. Persona ini memberikan gambaran yang jelas tentang perjuangan mendapatkan klein dan bagaimana bisnis dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan baik. Dalam hal ini, adalah alat perekrutan SDM yang menyederhanakan proses, mempermudah perekrutan, dan membantu SDM dengan ahli mengelola tugas pekerjaan mereka secara keseluruhan.

– B2C Buyer Persona

Streaming SamSumber: HubSpot

Berdasarkan buyer persona diatas, layanan streaming ingin memastikan bahwa ia memiliki aplikasi seluler yang ramah pengguna, mengirimkan pemberitahuan musik baru, dan memudahkan pengguna untuk menemukan musik baru yang terkait dengan minat mereka dan berbagi konten dengan teman.

Saya Mau Coba Gratis Qontak Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Qontak Sekarang!

Contoh Buyer Persona Pada Sebuah Bisnis

Contoh buyer persona kali ini adalah bisnis pakaian. Dimana target pasar yang dituju adalah wanita diusia awal 20an, maka Anda dapat mengidentifikasi kelompok pelanggan inti sebagai wanita mandiri berusia 23 tahun yang sedang merintis karier dan memiliki gaya hidup yang sederhana, maka informasi demografis buyer persona akan berisikan data sebagai berikut:

  • Seorang wanita bernama Kayla Putri
  • Berusia 23 tahun
  • Menjabat sebagai junior di salah satu startup ternama
  • Penghasilan perbulan rata-rata antara Rp 5.000.000 – Rp. 7.000.000
  • Bekerja dari hari senin-jumat di salah satu lingkungan kantor elit di pusat kota
  • Tinggal bersama orang tua di perumahan yang terletak di pinggiran kota
  • Tidak memiliki kendaraan
  • Dia dan teman-temannya berlibur satu kali dalam setahun dan memilih untuk menginap di vila atau airbnb.

Contoh Buyer Persona Qontak

Dari buyer persona yang sudah Anda buat diatas, akan memberikan Anda wawasan cukup untuk membuat strategi pemasaran atau penjualan dapat membantu mereka mencapai ambisinya.

Terapkan Cara Membuat Buyer Persona untuk Meraih Pangsa Pasar Anda!

qontak by mekari

Apakah Anda sudah memahami bagaimana cara membuat buyer persona yang tepat dan efektif untuk bisnis Anda? Jika iya, kini saatnya untuk Anda menerapkannya!

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda dapat memulai membuat persona pelanggan dengan melakukan penelitian secara menyuluruh. Namun, mencari informasi terkait pelanggan mungkin bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Anda.

Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan aplikasi CRM terbaik untuk mencari informasi, memahami, dan menganalisis pelanggan Anda. Aplikasi CRM dapat memudahkan Anda untuk merekam, melacak, dan bertindak berdasarkan informasi pelanggan.

Qontak.com menyediakan aplikasi CRM terbaik di Indonesia, untuk membantu Anda memahami persona pelanggan Anda. Sementara itu, Qontak.com telah dipercaya lebih dari 3000 perusahaan terkemuka untuk membantu mengelola hubungan bisnisnya secara efisien dan efektif.

Jadi tunggu apalagi coba gratis aplikasi CRM gratis selama 14 hari dari Qontak.com, atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim support Qontak.com.

Hubungi Qontak.com sekarang atau dengan mengisi form coba gratis dibawah ini:

0 comments

By