Qontak WhatsApp

Tips Grafis yang Menjual Brand Anda Secara Efektif

Graphic Sales

Salah satu kekuatan yang menjual sebuah produk atau jasa terletak pada gambar dan foto yang berkualitas. Apapun foto dan gambar yang Anda gunakan, semuanya akan mewakili brand Anda di mata para customer potensial yang bisa berubah menjadi customer Anda hanya dengan gambar atau grafis yang menjawab apa yang mereka cari.

Berbagai jenis grafis yang mendukung pekerjaan penjualan dan promosi yang Anda lakukan untuk sebuah brand dapat dibedakan menjadi infografis, yang berisikan kombinasi antara konten dan gambar, foto yang Anda upload di media sosial serta logo yang merepresentasikan brand Anda. Grafis yang menjual dan mewakili siapa dan bagaimana Anda ingin brand Anda di kenal di mata para prospek haruslah memiliki karakteristik tertentu yang menjaga dan memberikan kontrol bagi kualitas sebuah grafis yang baik. Karakteristik tersebut antara lain meliputi:

  1. Branding yang konsisten

Seperti yang sudah dibahas beberapa kali di artikel sebelumnya, branding merupakan bagian dari sales yang tidak terpisahkan. Anda harus terus menggunakan warna dan jenis huruf atau font yang sejak awal sudah melekat pada brand Anda demi menjaga konsistensi. Hal ini sangat krusial agar identitas brand Anda terjaga dan tetap solid, membuat brand Anda terus dikenali oleh followers dan customer yang sudah menggunakan produk maupun jasa. Selain itu, untuk mendapatkan kredibilitas di mata prospek yang potensial, ingatlah untuk selalu mengikutsertakan grafis berupa logo brand Anda.

Sumber gambar: debographic.com

  1. Menggunakan desain yang kekinian

Apa artinya? Desain kekinian merupakan nama lain dari desain yang modern, dengan gaya dan tren yang sesuai dengan apa yang dianggap bagus dan unggulan oleh masyarakat. Tren serta gaya dalam mendesain akan terus mengalami perubahan dan perkembangan, membuat brand Anda harus paham betul apa yang tengah menjadi tren di industri atau niche yang Anda tekuni. Saat ini, desain yang bergaya minimalis dan “bersih” sedang sangat populer, berlawanan dengan tipe grafis yang lebih tebal dan penuh sesak. Saat Anda menyajikan konten dalam bentuk grafis, pastikan desain maupun gambar yang Anda jadikan referensi sudah sesuai menjawab apa yang disukai oleh para penikmat brand Anda. Cara ini akan mengamankan posisi brand Anda sebagai pemimpin dan frontrunner dalam industri tersebut. Lakukan adaptasi dengan tren kapanpun Anda ingin menyajikan konten yang didominasi oleh grafis dan gambar lainnya.

Sumber gambar: womenwriteaboutcomics.com

  1. Sediakan konten yang relevan

Jika di dalam grafis yang Anda desain terdapat juga tulisan, pastikan kata-kata yang Anda gunakan sesuai dan mendukung topik serta gambar yang dimunculkan. Pastikan Anda tidak memenuhi grafis dengan terlalu banyak kata, semakin sedikit kata-kata yang Anda gunakan dalam sebuah grafis, akan semakin baik. Pastikan juga kata-kata yang Anda pilih memiliki nada call-to-action yang sifatnya persuasif agar Anda tidak buang-buang waktu dan tenaga untuk mendesain. Berhati-hatilah dalam memilih kosakata agar tetap profesional dan dapat dimengerti oleh target market Anda. Informasi haruslah singkat, jelas, dan tepat sasaran untuk dicerna dengan berbagai kesibukan dan aktivitas prospek Anda.

Pada intinya, desain dan konten akan selalu saling berhubungan dan sama-sama berperan dalam mendukung identitas brand Anda. Pastikan kata-kata yang Anda gunakan efektif dan tidak bertele-tele.

You may also like

By