Qontak WhatsApp

Apa itu WhatsApp Cloud API? Bedanya dengan WhatsApp Biasa

Apa itu WhatsApp Cloud API_ dan Bedanya dengan WhatsApp Business API

WhatsApp cloud API baru saja resmi diluncurkan oleh Meta. Produk baru ini dirancang untuk semua bisnis bisa menggunakan WhatsApp API yang dihosting langsung oleh Meta.

Berbeda versi sebelumnya yakni WhatsApp Business On-Premises API harus bekerjasama dengan Business Partner Solution, WhatsApp cloud API sepenuhnya dibawah kendali Meta.

WhatsApp cloud API mulai dikembangkan sejak tahun 2019 dan baru diluncurkan kembali tahun ini. Oleh karena itu, produk ini masih tergolong baru. Namun Meta mengklaim produk WhatsApp ini mampu mengintegrasikan API dengan sistem lainnya untuk menggunakan WhatsApp Business sebagai saluran komunikasi.

Apakah benar WhatsApp cloud API sehebat itu? Lalu apa bedanya dengan produk pendahulunya yakni WhatsApp Business On-Premises API?

Yuk, pelajari selengkapnya pada ulasan dibawah ini.

Ingin-Coba-API-WhatsApp-cloud

Apa itu WhatsApp Cloud API?

WhatsApp Cloud API memungkinkan bisnis untuk mengirim dan menerima pesan menggunakan versi cloud-host dari WhatsApp Business API. Dengan Cloud API yang dihosting di layanan Meta, pengguna WhatsApp Business dapat mengimplementasikan API WhatsApp Business tanpa biaya hosting di ‘server mereka sendiri’.

WhatsApp Cloud API termasuk produk baru dari Meta yang diluncurkan pada tahun 2019. Aplikasi ini diklaim dapat memudahkan semua bisnis di seluruh dunia untuk memulai WhatsApp Business.

Sebelumnya, mungkin Anda mengenal WhatsApp Business API (On-Premise) yang bisa didapatkan melalui Penyedia Solusi Bisnis WhatsApp (BSP). Namun, dengan produk WhatsApp baru ini, Anda dapat dengan mudah mengakses API WhatsApp, menyesuaikannya sesuai kebutuhan, dan mempercepat waktu respons kepada pelanggan.

Baca juga: Panduan Lengkap WhatsApp Business Platform

Perbedaan Antara WhatsApp Business API dan WhatsApp Cloud API

Perbedaan utama dari kedua produk WhatsApp ini adalah cara memperoleh dan server yang digunakan. Jika WhatsApp Business API atau sebutan lainnya WhatsApp On Premise API harus melalui BSP, maka semua hosting dan server WhatsApp cloud API langsung dikendalikan Meta.

Perbedaan utama antara WhatsApp Cloud API dengan On-Premises API adalah:

  • API WhatsApp Business dapat diakses melalui BSP, Cloud API dapat diakses langsung dari Meta secara gratis.
  • Bisnis tidak perlu menanggung biaya hosting dan pemeliharaan untuk WhatsApp cloud API.
  • Bisnis bisa mendapatkan akses untuk Ke WhatsApp Cloud API secara gratis langsung dari Meta.

Perbedaan WhatsApp Business On-Premises API dan WhatsApp Cloud selengkapnya pada tabel dibawah ini:

Perbedaan Utama WhatsApp On-Premises API WhatsApp Cloud API
Hosting
Di server BSP atau mitra resmi Meta Server langsung milik Meta
Pemeliharaan
BSP perlu melakukan peningkatan perangkat lunak API secara berkala. Pembaruan dilakukan oleh Meta . Namun Akan ada perubahan kode minimal yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan API jangka panjang
Biaya
Bisnis perlu

Membayar biaya penyiapan dan memelihara server BSP. Selain itu ada juga biaya yang dihitung per pesan yang dikirim atau per percakapan, mengikuti aturan yang berlaku.

Meta membayar biaya hosting. Sehingga Bisnis hanya membayar per pesan yang dikirim atau percakapan, sesuai aturan yang dijelaskan di sini.
Protokol API
API REST di Tempat. Graph API.
Throughput Pesan
(Per Detik)
  • Mengirim hingga 70 pesan teks per detik untuk koneksi tunggal.
  • Bisa mengirim hingga 250 pesan teks per detik untuk multi koneksi.
  • Mengirim pesan media dapat mengurangi angka-angka ini.
  • Jika terjadi beban sistem yang tinggi, bisnis mungkin mengalami pengurangan throughput pesan.
  • Saat ini belum mendukung hingga 250 pesan per detik dari gabungan pengiriman dan penerimaan berdasarkan permintaan.
Pengelolaan Sertifikat
Anda mengelola sertifikat Otoritas (CA) dan sertifikat CA Webhooks Anda. Meta mengelola sertifikat CA. Sementara untuk sertifikat CA Webhooks, server Webhooks Anda perlu mendukung https dan terinstal sertifikat TLS/SSL berantai CA yang valid. Sebab Meta tidak mendukung sertifikat yang ditandatangani sendiri.
API Provider Media
Didukung Tidak mendukung
API Pengelolaan Paket Stiker
Didukung Saat ini tidak didukung
Pemulihan Bencana
Bisnis atau BSP perlu mengerahkan dalam model “ketersediaan tinggi”. Tidak ada SLA
Penyewa tunggal vs. Multipenyewa
Penyewa tunggal (satu nomor telepon per penerapan). idak berlaku. Beberapa nomor telepon dapat terdaftar di Cloud API.
Latensi Pemrosesan Permintaan Kirim Pesan
Bergantung pada lokasi penerapan bisnis (yaitu latensi dari infra mereka ke infra WhatsApp di Amerika Utara). Harapkan latensi antara menerima permintaan dan mengirim tanggapan di server Meta adalah:

  • Persentil ke-90: ~1 detik
  • Persentil ke-99: ~2 detik
  • Ada rencana yang akhirnya sampai ke Persentil ke-99: ~500 milidetik
Lokasi Server
Bergantung pada bisnis Amerika Utara.
Tingkat Kesalahan Permintaan Dasar
Tidak diterbitkan. Solusi memiliki coba lagi bawaan kecuali jika kesalahan tidak terputus-putus (yaitu kesalahan bisnis, kesalahan pengaturan, atau kesalahan pengguna). 0,1%. Solusi memiliki coba lagi bawaan kecuali jika kesalahan tidak terputus-putus (yaitu kesalahan bisnis, kesalahan pengaturan, atau kesalahan pengguna).
Matrik Pemantauan Tersedia
Data insight tersedia. Para pelaku bisnis bertanggung jawab untuk menyiapkan pemantauan solusi di tempat itu sendiri (kontainer pemantauan termasuk dalam kemasan). Data insight tersedia. Meta akan memonitor kesehatan instance.
SLA (Waktu aktif)
Tidak ditentukan karena bergantung pada solusi API end to end, yang mencakup bisnis atau infrastruktur BSP. Upaya yang masuk akal secara komersial untuk mencapai target kami sebesar 99,9% di GA.
Dukungan
7×24 untuk masalah kritis atas dasar upaya terbaik. 7×24 untuk masalah kritis. Bekerja terus sampai masalah selesai atau dimitigasi.

Baca juga: Perbedaan WA Biasa, WA Bisnis, dan WhatsApp Official Business

Batasan Cloud API Untuk WhatsApp

Salah satu batasan utama pada penggunaan WhatsApp Cloud API adalah tidak adanya platform untuk memanfaatkan potensi perpesanan seperti WhatsApp Business. Selain itu, Anda juga perlu mengintegrasikan API cloud dengan sistem buatan Anda sendiri.

Berbeda halnya apabila Anda menggunakan WhatsApp On-Premises API. Dimana Anda bisa langsung menguhubungkannya dengan aplikasi bisnis lainnya seperti CRM dan Omnichannel.

Sementara itu, untuk mendapatkan WhatsApp On-Premises API, Anda perlu bermitra dengan Business Solution Partner seperti Mekari Qontak. Dengan Mekari Qontak, Anda akan dapat dengan mudah mengintegrasikan WhatsApp On-Premises API dan dapat menggunakan semua fitur seperti:

  • Pesan siaran berisi kampanye ke banyak kontak hanya dengan satu kali klik
  • Mengirimkan pesan notifikasi pembayaran dan informasi penting lainnya secara otomatis atau terjadwal
  • Tanda centang hijau resmi
  • Memberikan dukungan pelanggan dengan jumlah agen tak terbatas
  • Terintegrasi dengan WhatsApp Chatbot yang mampu menyelesaikan transaksi penjualan dan layanan pelanggan selama 24 jam non stop
  • Integrasikan dengan aplikasi bisnis lainnya seperti CRM

Jika Anda sudah memiliki nomor WhatsApp dengan WhatsApp Business API, Anda tidak bisa langsung mendapatkan Cloud API. Anda perlu memigrasikan nomor Anda ke Cloud API.

Cara Mendapatkan WhatsApp Cloud API

Setelah membaca ulasan sebelumnya, mungkin Anda tertarik untuk menggunakan WhatsApp Cloud API Secara Gratis. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

Step 1: Membuat Aplikasi WhatsApp Anda

Hal yang perlu Anda lakukan untuk membuat aplikasi WhatsApp cloud adalah

  • Anda kemudian akan mendapatkan opsi untuk “Buat Aplikasi.” Klik di atasnya.
  • Buka laman website developers.facebook.com.
  • Pilih ““Create App””.
  • Pilih “Business Type” sebagai jenis aplikasi dan lanjutkan.
  • Berikan nama untuk aplikasi Anda (Hindari menggunakan nama bermerek dagang seperti “WhatsApp” atau “Facebook”.
  • Setelah aplikasi dibuat, klik tombol “WhatsApp” di layar berikutnya untuk menambahkan kemampuan pengiriman WhatsApp ke aplikasi Anda.
  • Pada layar berikutnya, Anda akan diminta untuk menautkan aplikasi WhatsApp Anda ke akun bisnis Facebook Anda. Anda juga akan memiliki opsi untuk membuat akun bisnis baru jika Anda belum memilikinya.
  • Kemudian tambahkan Aplikasi WhatsApp

Step 2: Tambahkan Nomor Telepon Penerima

Facebook akan memberi Anda nomor telepon WhatsApp percobaan yang akan menjadi alamat pengiriman default aplikasi Anda. Untuk penerima, Anda akan memiliki opsi untuk menambahkan maksimal 5 nomor telepon selama tahap pengembangan tanpa harus melakukan pembayaran apa pun.

Aplikasi WhatsApp Anda akan memberi Anda token akses sementara yang akan berlaku selama 23 jam. Catat token ini karena akan dibutuhkan pada langkah selanjutnya.

Selanjutnya, klik dropdown Nomor Telepon Penerima untuk menambahkan hingga 5 nomor telepon WhatsApp yang berbeda ke aplikasi Anda. Anda akan menerima kode verifikasi pada nomor yang ditambahkan dan Anda hanya dapat mengirim pesan WhatsApp ke nomor yang telah diverifikasi dengan kode tersebut.

Biasanya untuk proses verifikasi ini membutuhkan waktu lama dan merepotkan. Sebab Facebook harus memastikan bahwa nomor yang Anda daftarkan valid.

Anda tidak perlu melakukan ini jika menggunakan WhatsApp Business API. Sebab BSP yang akan mendaftarkan nomor Anda untuk verifikasi ke pihak Meta.

Step 3: Buat Template Pesan WhatsApp

Tahapan selanjutnya adalah beralih ke pengelola template dan buat template pesan WhatsApp baru. Anda bisa mulai dengan memilih kategori sebagai Account Update dan memberikan nama unik untuk template pesan Anda. Kemudian Anda bisa menulis pesan yang dipersonalisasi.

Meskipun pro jauh lebih besar daripada kontra dalam kasus WhatsApp Cloud API, ada beberapa rintangan kecil yang para pengembang di Meta sedang bekerja keras untuk memperbaikinya. Salah satunya adalah Anda dapat menggunakan nomor telepon dengan API WhatsApp Business di tempat atau dengan API cloud WhatsApp, tetapi tidak keduanya.

Step 4. Siapkan sistem tambahan untuk menghubungkan WhatsApp cloud Anda dengan aplikasi bisnis lainnya

WhatsApp Cloud API hanya bisa mengotomatiskan komunikasi pelanggan di WhatsApp. Sementara bisnis saat ini banyak menggunakan platform lainnya seperti email, Instagram, Line dan lainnya sebagai media komunikasi. Oleh karena itu, Anda perlu mengembangkan sistem tambahan untuk mengintegrasikan saluran-saluran tersebut.

Hal tersebut tidak perlu Anda lakukan apabila Anda menggunakan WhatsApp Business API dari Mekari Qontak. Sebab fitur Mekari Qontak memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan WhatsApp Business Anda dengan aplikasi bisnis lainnya dengan mudah.

Cara Mendapatkan WhatsApp On-Premises API

Cara lain untuk menggunakan WhatsApp Business API adalah bekerjasama BSP seperti Mekari Qontak. Ikuti langkah selengkapnya di bawah ini:

Step 1. Siapkan Nomor WhatsApp yang Anda Ingin Gunakan

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah tentukan satu nomor yang akan Anda jadikan kontak bisnis. Nomor tersebut, bisa berupa nomor baru atau nomor lama yang sudah Anda gunakan. Jika nomor tersebut baru, maka Anda perlu mengaktifkannya dengan mendaftarkannya melalui provider yang Anda gunakan.

Step 2. Daftarkan Nomor Tersebut ke BSP Mekari Qontak

Kedua, Anda bisa mulai mendaftarkan nomor tersebut ke Business Solution Provider (BSP) resmi WhatsApp seperti Mekari Qontak. Selanjutnya. BSP Mekari Qontak akan mendaftarkan bisnis Anda ke pihak Meta untuk memperoleh verifikasi WhatsApp Business API.

WhatsApp API Qontak by Mekari

Step 3. Lakukan Verifikasi Facebook Business Manager

Selanjutnya, BSP Mekari Qontak akan membantu Anda untuk mendapatkan verifikasi Facebook Business Manager. Proses verifikasi ini membutuhkan waktu cukup lama dan tidak semua disetujui oleh Meta. Maka dari itu, Mekari Qontak akan membantu Anda untuk mendapatkannya. Sementara itu, Anda hanya perlu menyiapkan dokumen seperti:

  • Nama perusahaan,
  • Website URL,
  • Email domain,
  • SIUP/NIB/NPWP bisnis.

FBM-for-WhatsApp cloud api

Baca juga: WhatsApp Business API: Panduan Lengkap API WhatsApp (June 2022)

Harga Cloud API WhatsApp Business

WhatsApp Cloud API dapat diakses secara gratis. Namun, jika Anda ingin mengirim pesan WhatsApp menggunakan Cloud API, Anda harus membayar berdasarkan percakapan.
Berikut penentuan besarnya biaya yang dikenakan untuk menggunakan WhatsApp Cloud API adalah:

  1. Percakapan yang Diprakarsai Bisnis: percakapan di mana bisnis berhubungan dengan pengguna. Dimana percakapan yang dimulai oleh bisnis ini akan memerlukan template pesan.
  2. Percakapan yang Diprakarsai Pengguna: percakapan dimana pelanggan mengirim pesan pada bisnis. Saat bisnis membalas pesan ini dalam waktu 24 jam, tetap dihitung sebagai percakapan yang dimulai pelanggan.

Rekomendasi: WhatsApp Business Pricing: Ketahui Biaya WhatsApp Bisnis di Sini!

Dapatkan API WhatsApp Terbaik Sekarang!

Logo Mekari Qontak

WhatsApp Cloud API merupakan produk terbaru dari Meta yang diperuntukan semua jenis bisnis. Berbeda dengan versi sebelumnya, WhatsApp ini di hosting langsung pada server Meta.

Meski bisa diakses gratis, produk WhatsApp ini dikenai biaya berdasarkan percakapan yang dibangun. Sama dengan versi sebelumnya yakni WhatsApp Business API.

Sementara untuk mendapatkannya WhatsApp On-Premises API jauh lebih mudah karena semua diatur oleh BSP seperti Mekari Qontak. Jadi Anda tidak perlu repot lagi mengembangkan sistem tertentu untuk mengintegrasikan WhatsApp dengan aplikasi bisnis lainnya.

Mekari Qontak telah dipercaya lebih 3000+ perusahaan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan, memperbaiki produktivitas, serta meningkatkan layanan pelanggan. Tidak hanya itu saja, Mekari Qontak juga telah tersertifikasi ISO 27001 untuk memastikan keamanan informasi data pelanggan Anda.

Hubungi Mekari Qontak sekarang atau dengan mengisi form COBA GRATIS di bawah!

0 comments

By